Spirit Kalteng

BPJS Ketenagakerjaan  Sampit Memberikan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi SIPP untuk  5 Kecamatan dan 45 Desa di Kotim

27
×

BPJS Ketenagakerjaan  Sampit Memberikan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi SIPP untuk  5 Kecamatan dan 45 Desa di Kotim

Sebarkan artikel ini
BPJS Ketenagakerjaan  Sampit Memberikan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi SIPP untuk  5 Kecamatan dan 45 Desa di Kotim
SOSIALISASI-BPJS Ketenagakerjaan mengadakan kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Pelaporan Peserta (SIPP) kepada sejumlah perwakilan dari 5 kecematan dan 45 desa di wilayah Kotawaringin Timur.FOTO ISTIMEWA

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kepatuhan perusahaan terhadap pelaporan kepesertaan tenaga kerja, BPJS Ketenagakerjaan mengadakan kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Pelaporan Peserta (SIPP) kepada sejumlah perwakilan dari 5 kecematan dan 45 desa di wilayah Kotawaringin Timur.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Mahaga Lewu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. dihadiri oleh perwakilan dari 5 kecamatan yakni : kecamatan kota besi kecamatan seranau kecamatan telawang kecamatan cempaga hulu kecamatan parenggean dan perwkilan dari 45 desa. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang penggunaan aplikasi SIPP Online, yang merupakan sistem berbasis web untuk memudahkan perusahaan dalam pelaporan data tenaga kerja, penghitungan iuran, dan administrasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri dan tepat waktu.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sampit, Dwi Ari Wibowo , menjelaskan bahwa aplikasi SIPP merupakan bagian dari transformasi digital layanan BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.

“Kami berharap, melalui sosialisasi ini, perusahaan dapat lebih memahami pentingnya pelaporan data peserta secara akurat dan tepat waktu guna menjamin perlindungan bagi seluruh tenaga kerja,” ujar Ari.

Peserta sosialisasi juga diberikan sesi praktik langsung penggunaan aplikasi SIPP, mulai dari pendaftaran akun, penginputan data tenaga kerja, hingga proses pelaporan bulanan. Tim teknis dari BPJS Ketenagakerjaan turut hadir untuk memberikan pendampingan dan menjawab berbagai pertanyaan dari peserta.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan tingkat kepatuhan dan partisipasi aktif perusahaan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan dapat terus meningkat, seiring dengan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja di Indonesia.ms