Hukrim

Motor Mahasiswi Lenyap Digondol Maling

122
×

Motor Mahasiswi Lenyap Digondol Maling

Sebarkan artikel ini
Motor Mahasiswi Lenyap Digondol Maling
CURANMOR-Potongan rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria diduga pelaku pencurian membawa kabur sepeda motor milik korban. FOTO TABENGAN/DIRMANTIO

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) kembali terjadi di Palangka Raya. Kali ini menimpa mahasiswi bernama Aisyha Wulandari (20). Peristiwa tersebut terjadi di rumah kos Barito Family Jalan Batu Hurun, Kamis (5/3/2026).

Motor yang hilang merupakan Honda Genio berwarna hitam yang biasa digunakan Aisyha untuk beraktivitas sehari-hari. Korban baru menyadari kendaraannya tidak lagi berada di tempat semula saat keluar dari kamar pada pagi hari.

Aisyha menjelaskan, sebelumnya sepeda motor tersebut sempat digunakan oleh adiknya untuk pergi ke sekolah. Namun setelah pulang, kendaraan tersebut diparkir di halaman kos tanpa dikunci stang.

“Motor itu sebelumnya dipakai adik saya ke sekolah. Waktu pulang kemungkinan dia lupa mengunci stang motor karena kelelahan,” jelasnya saat dikonfirmasi Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, pada malam hari kondisi motor tidak diperiksa kembali. Hingga akhirnya pada pagi hari saat hendak keluar rumah, motor tersebut sudah tidak berada di lokasi parkir.

Setelah menyadari kehilangan tersebut, korban bersama penghuni kost lainnya mencoba menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar area bangunan. Dari rekaman tersebut terlihat seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian. Pelaku tampak datang seorang diri dan berusaha membawa kabur sepeda motor milik korban.

Ciri-ciri pelaku dalam rekaman CCTV terlihat bertubuh tinggi dan kurus. Saat beraksi, pria tersebut juga menggunakan masker yang diduga untuk menutupi identitasnya agar tidak mudah dikenali.

Aisyha menyampaikan bahwa telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut. Saat ini ia juga tengah melengkapi berbagai dokumen yang diperlukan sebagai syarat laporan resmi.

“Sudah kami komunikasikan dengan pihak kepolisian. Dokumen seperti STNK juga sudah kami siapkan sebagai bukti kepemilikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kendaraan tersebut diketahui masih dalam status kredit. Hal itu sempat menjadi kendala dalam proses administrasi pelaporan, namun saat ini sedang diurus agar laporan kehilangan dapat segera diproses. Korban berharap pihak kepolisian dapat membantu mengungkap kasus tersebut serta menemukan kembali kendaraan miliknya.

“Harapannya motor bisa ditemukan kembali dan pelakunya juga dapat ditangkap,” tambahnya. dte/redfwa