PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Negeri 2 Palangka Raya disambut antusias masyarakat. Sejak pagi, ratusan calon murid bersama orang tua memadati sekolah untuk mengikuti tahapan pendaftaran dan verifikasi berkas.
Ketua Panitia SPMB SMKN 2 Palangka Raya, Morita, mengatakan kuota penerimaan tahun ini tersedia untuk 11 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas maksimal 36 peserta didik pada setiap rombel.
“Kuota penerimaan untuk SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Negeri 2 Palangka Raya ada 11 rombongan belajar. Setiap rombel berisi maksimal 36 peserta didik,” ujarnya, di Palangka Raya, Senin (22/6).
Morita menjelaskan, jumlah pendaftar setiap tahun hampir mencapai 1.000 orang. Melihat tingginya antusias masyarakat pada hari pertama pendaftaran, jumlah pendaftar tahun ini diperkirakan dapat menyamai bahkan melampaui angka tersebut.
“Setiap tahun jumlah pendaftar di SMK Negeri 2 Palangka Raya hampir mendekati 1.000 orang. Kalau melihat antusias masyarakat saat ini, kemungkinan bisa mendekati bahkan lebih dari itu,” katanya.
SMKN 2 Palangka Raya memiliki tiga program keahlian, yaitu Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis, serta Pemasaran yang terdiri atas dua konsentrasi keahlian, yakni Bisnis Digital dan Bisnis Ritel.
Untuk pelaksanaan SPMB, sekolah menerapkan sistem pendaftaran secara daring sesuai ketentuan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.
“Jalur penerimaan di SMK ada tiga, yaitu jalur reguler, jalur afirmasi, dan jalur domisili terdekat. Khusus jalur reguler, calon murid yang memiliki prestasi dapat memilih kategori prestasi sehingga akan diseleksi pada jalur tersebut,” jelas Morita.
Ia menerangkan, seluruh calon murid diwajibkan datang langsung ke sekolah sesuai jadwal pendaftaran, yakni mulai 22 hingga 25 Juni 2026, dengan didampingi orang tua serta membawa dokumen persyaratan.
Setelah dokumen diverifikasi oleh petugas, peserta akan memperoleh nomor antrean untuk mengikuti wawancara sesuai program keahlian yang dipilih.
“Mekanismenya, calon murid membawa seluruh dokumen persyaratan dan didampingi orang tua. Berkas akan diverifikasi terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan saat pendaftaran. Setelah itu peserta mendapatkan nomor antrean untuk mengikuti wawancara sesuai jurusan yang dipilih,” tuturnya.
Morita menambahkan, hasil wawancara tahun ini menjadi salah satu komponen penilaian dalam proses seleksi.
“Hasil wawancara menjadi bagian dari penilaian. Sedangkan pengumuman hasil seleksi akan dilaksanakan pada 29 Juni sesuai jadwal dari Dinas Pendidikan,” katanya.
Sementara itu, salah seorang orang tua calon peserta didik, Salamiah (40), mengaku telah mempersiapkan seluruh berkas sejak jauh hari sebelum pelaksanaan pendaftaran.
Anaknya yang merupakan lulusan SMP Negeri 3 Palangka Raya memilih jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis di SMKN 2 Palangka Raya karena sesuai dengan minatnya.
“Semua berkas sudah kami siapkan sejak sebelum hari pendaftaran. Memang anak yang memilih jurusan perkantoran karena itu yang dia inginkan,” ujar warga Mendawai tersebut.
Ia berharap anaknya dapat diterima di SMKN 2 Palangka Raya dan mengikuti pendidikan sesuai jurusan yang telah dipilih. ldw/ded-red











