JAKARTA/TABENGAN.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah (DPD RI Dapil Kalteng) Dr Agustin Teras Narang SH mengapresiasi dukungan dan pemerintah pusat terhadap kesulitan daerah.
“Akhirnya setelah kita semua elemen daerah mendesak, pemerintah melalui Kementerian Keuangan akhirnya memutuskan memberi dukungan sekitar Rp20,5 triliun pada 497 daerah di Indonesia yang alami kendala fiskal,” kata Teras Narang, Sabtu (8/8/2026).
Sebagai wakil daerah, Bapak Pembangunan Kalteng ini menyampaikan terima kasih serta berharap skema bantuan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah ini, disertai pembinaan pada daerah untuk lebih optimal lagi melayani kepentingan rakyat daerah. Terlebih dalam mendorong kemandirian fiskal daerah.
”Meski nama skema bantuan disebut bantuan dari pemerintah pusat ke daerah, kesediaan pemerintah pusat mengalokasikan dukungan bagi belanja pegawai, adalah baik. Kita berharap dukungan ini juga tidak saja pada kebutuhan pegawai, tapi pada elemen dasar pembangunan daerah lainnya, seperti fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga penciptaan lapangan kerja yang mesti dibenahi,” harap mantan Gubernur Kalteng 2 periode ini.
Menurutnya, sejatinya, dalam perspektif yang terbalik, daerah merupakan sumber utama pemilik sumber daya yang menghasilkan keuangan negara. Dari daerah pulalah pendapatan berbagai sektor mengalir membentuk Anggaran Pendapatan Belanja Negara, sehingga patutlah daerah tidak dapat diabaikan dan dibiarkan. Sebagai satu kesatuan pemerintahan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, keuangan negara dan daerah harus diintegrasikan dalam visi pembangunan bersama dengan prioritas utama, bagi kesejahteraan rakyat.
”Untuk itu, saya mendorong agar dana yang ditambahkan untuk mendukung program kepegawaian daerah ini, agar secara optimal dibarengi dengan semangat daerah dalam menata organisasi perangkat daerah yang lebih progresif, kolaboratif, dan inovatif menjawab tantangan fiskal kekinian. Seluruh kepala daerah agar dalam pembinaan dan asistensi pemerintah pusat, dapat menggerakkan jajarannya memperkuat daya saing daerah, dan akhirnya mengoptimalkan sumber daya masing-masing demi peningkatan pendapatan asli daerah,” kata Teras Narang.
Teras mencontohkan, langkah-langkah peningkatan pendapatan asli daerah ini dapat dimulai dengan penataan dan optimalisasi kinerja badan usaha daerah. Selanjutnya menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi serta mendorong diversifikasi sumber pertumbuhan berbasis sumber daya manusia ke depannya.
Mmenurut Teras, tantangan sosial ekonomi hari ini cukup berat dan mesti dihadapi dengan semangat inovasi serta kolaborasi. Kita juga mesti bersiap dan mengantisipasi tantangan yang lebih berat ke depannya, sehingga diharapkan tidak ada yang melakukan inefisiensi dalam mendesain program kerja daerah. Tambahan Rp20,5 triliun dari pusat untuk daerah secara nasional, agar dapat meningkatkan fokus pegawai pada program yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat. Demikian agar dalam berbagai tekanan yang ada, rakyat punya resiliensi sosial ekonomi yang memadai.
”Untuk kita semua, khususnya pemerintah daerah dan masyarakat Kalteng, bersama kita hadapi dinamika geopolitik dunia dan tantangan nasional dengan semangat gotong royong, semangat huma betang,” pungkasnya.rls/red











