-
Hukrim

Lukai Warga, Pria ODGJ di Taman Jelawat Diamankan

123
×

Lukai Warga, Pria ODGJ di Taman Jelawat Diamankan

Sebarkan artikel ini
AMANKAN-Iwan, pria diduga ODGJ usai diamankan Satpol PP Kotim. FOTO TABENGAN/MAYA
-

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID — Tim Patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi mengamuk seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan di kawasan wisata Taman Jelawat, Sampit, Senin (7/9/2026).

Laporan tersebut diterima petugas sekitar pukul 13.15 WIB, setelah aksi pria tersebut memicu kekhawatiran dan memakan korban seorang warga bernama Andi Saputra. Menanggapi insiden itu, tim patroli langsung menyisir lokasi hingga akhirnya menemukan pelaku, Iwan Setiawan, di area Pasar Subuh sekitar pukul 13.30 WIB.

Petugas kemudian mengamankan Iwan dengan pendekatan persuasif tanpa mengabaikan aspek keselamatan warga sekitar. Kepala Satpol PP Kotim, Widya Yulianti, menegaskan bahwa penanganan terhadap masyarakat yang terindikasi mengalami gangguan jiwa harus dilakukan secara terukur dan penuh empati.

“Kami mengarahkan anggota untuk tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif dalam setiap penanganan, termasuk terhadap masyarakat yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Selain menjaga keamanan masyarakat, kami juga memastikan yang bersangkutan mendapatkan penanganan yang tepat melalui fasilitas kesehatan,” ujar Widya.

Usai diamankan, Iwan langsung dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis dan perawatan lebih lanjut. Pihak Satpol PP juga telah berkoordinasi dengan keluarga Iwan untuk menginformasikan kondisi serta keberadaannya.

Widya menambahkan, penanganan cepat ini merupakan komitmen Satpol PP dalam menjaga ketenteraman publik sekaligus memberikan perlindungan, baik bagi korban maupun pelaku yang membutuhkan penanganan medis.

“Kami berharap masyarakat dapat segera melaporkan apabila menemukan kejadian serupa, sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat. Penanganan dilakukan tidak hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk memastikan keselamatan masyarakat dan memberikan penanganan yang layak kepada yang bersangkutan,” pungkasnya. may/fwa-red

 

-
-
-