MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID — Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut) Ardianto, menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada 11 putra-putri terbaik daerah yang dilepas untuk memperkuat Kafilah Kalimantan Tengah pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Ardianto mengaku bangga atas terpilihnya para peserta yang telah melalui seleksi ketat dan mewakili Barut di ajang paling prestisius bagi para pecinta Al-Qur’an tingkat nasional ini.
“Ini adalah momen kebanggaan bagi seluruh masyarakat Barito Utara. Sebelas nama terbaik kita siap bersaing dengan kafilah dari seluruh Indonesia. Saya yakin mereka memiliki kapasitas dan kemampuan yang mumpuni,” ujar Ardianto di Muara Teweh, Jumat (4/9/2026).
Dia menegaskan bahwa DPRD Barut memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta, baik secara moril maupun materiil. Menurutnya, investasi di bidang pengembangan bakat dan kecintaan terhadap Al-Qur’an adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.
“Kami di DPRD akan terus mendukung pengembangan SDM di bidang keagamaan, khususnya seni baca dan tulis Al-Qur’an. Ini bagian dari pembangunan karakter generasi muda Barut,” tegasnya.
Ardianto juga memberikan pesan khusus kepada para kafilah agar tetap fokus, menjaga kebugaran, dan tidak terbebani target. Ia meminta mereka tampil dengan hati yang tenang dan penuh keyakinan.
“Jangan pernah merasa kecil di panggung nasional. Kalian adalah yang terbaik dari Barut. Buktikan bahwa daerah kita mampu melahirkan qari-qariah dan penghafal Al-Qur’an yang berkualitas,” pesannya membakar semangat.
Ardianto berharap keikutsertaan para peserta di MTQ Nasional XXXI tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga sarana silaturahmi dan memperluas wawasan kebangsaan melalui nilai-nilai Al-Qur’an.
“Tentu kita semua berharap prestasi membanggakan bisa diraih. Namun yang tak kalah penting, junjung tinggi sportivitas, jaga nama baik Barut dan Kalteng, serta bawa pulang pengalaman berharga untuk daerah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti keberagaman cabang yang diikuti oleh 11 peserta tersebut—mulai dari tilawah, hafalan, qiraat, fahm Al-Qur’an, hingga kaligrafi dan karya tulis ilmiah. Menurutnya, hal ini menunjukkan kesiapan dan kedalaman kompetensi kafilah Barut.
“Kami di DPRD mendoakan yang terbaik. Terbanglah setinggi mungkin, gapai prestasi, dan pulanglah dengan membawa kebanggaan bagi daerah tercinta,” pungkasnya. old/dre-red











