-
Hukrim

Mess Guru SMPN 1 Pematang Karau Terbakar

132
×

Mess Guru SMPN 1 Pematang Karau Terbakar

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN-Suasana terbakarnya mess guru SMPN I Pematang Karau. FOTO ISTIMEWA
-

TAMIANG LAYANG/TABENGAN.CO.ID – Mess guru SMP Negeri 1 Pematang Karau di Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, terbakar, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Seorang guru yang berada di dalam bangunan berhasil menyelamatkan diri, sementara kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp80 juta.

Bangunan mess yang berada di samping sekolah tersebut mengalami kerusakan berat. Sebagian besar konstruksi bangunan terbuat dari kayu sehingga api dengan cepat membesar, terutama di bagian belakang yang terdapat dapur.

Kapolsek Pematang Karau Ipda Ricardo H mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui Kepala SMP Negeri 1 Pematang Karau, Hartono, setelah mendapat informasi dari kerabatnya mengenai kobaran api di mess guru.

“Sesampainya di lokasi, api sudah membesar dan membakar bagian belakang bangunan, terutama di area dapur,” jelasnya.

Saat kejadian, seorang guru bernama Erniyati diketahui tinggal seorang diri di dalam mess. Ia berhasil keluar setelah mendengar teriakan warga dan melihat api sudah membakar bagian belakang bangunan.

Warga kemudian berupaya mengevakuasi barang-barang dari dalam bangunan sebelum api semakin membesar. Pemadaman dilakukan bersama oleh warga, Damkar Pematang Karau, Damkar Dusun Tengah, Damkar Samuja Ampah, serta relawan dari Pematang Karau dan Ampah.

Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Satu unit sepeda motor Suzuki Burgman warna biru tua berhasil diselamatkan, sedangkan sebagian besar barang lainnya tidak sempat dievakuasi karena api telah membakar bangunan.

Dalam penyelidikan awal, polisi mengamankan sejumlah barang dari lokasi kejadian, di antaranya logam besi KWH yang terbakar, tabung LPG 3 kilogram, magicom, batang pengait kabel listrik, serta mesin pompa air merek Hitachi.

Ricardo menegaskan, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan. Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan barang-barang yang dianggap berkaitan dengan kejadian.

“Untuk sumber maupun penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengamankan barang bukti yang ditemukan di TKP,” katanya.

Ricardo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada bangunan yang menggunakan material kayu dan memiliki instalasi listrik maupun peralatan rumah tangga yang berisiko memicu kebakaran. pea/fwa-red

 

-
-
-