SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Temuan benda logam berukuran besar yang diduga berkaitan dengan komponen roket luar angkasa di kawasan perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit, Jalan Jenderal Sudirman Km 26, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi perhatian aparat. TNI Angkatan Udara (AU) menyiapkan pengawalan untuk memindahkan benda tersebut ke Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Danpos AU Sampit, Lettu Febri, mengatakan, berdasarkan informasi sementara yang diterimanya, personel dari Lanud Iskandar akan datang untuk mengawal pemindahan benda tersebut. Namun, pelaksanaannya masih menunggu kesiapan kendaraan pengangkut dan personel.
“Informasinya nanti ada yang dari Lanud ke sini untuk mengawal barang tersebut ke Pangkalan Bun. Untuk waktunya, menunggu truk dari Kodim dan pengawalan dari Lanud Iskandar,” ungkapnya.
Benda logam tersebut ditemukan pada Senin (19/10/2026), di area Blok G 38/39 Sungai Lenggana Estate, wilayah Desa Dusun Rongkang. Hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian waktu pemindahan maupun konfirmasi resmi mengenai asal-usul benda tersebut.
Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Identitas, fungsi, dan asal-usul benda masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh instansi berwenang di bidang keantariksaan maupun penanganan benda asing.
Untuk mengamankan lokasi, pihak perusahaan telah memasang garis polisi di sekitar benda tersebut. Temuan itu juga telah dilaporkan kepada personel Polri/Brimob yang bertugas di lingkungan perusahaan serta Polsek Sungai Sampit.
Pengamanan dilakukan untuk membatasi akses masyarakat dan mencegah benda disentuh, dipindahkan, atau dibongkar sebelum diperiksa petugas. Masyarakat dan karyawan perkebunan diimbau tidak mendekati maupun mencoba memindahkannya secara mandiri karena karakteristik material dan potensi risikonya belum diketahui.
Lokasi penemuan diperkirakan berjarak sekitar 125 kilometer dari Mako Lanud Iskandar di Pangkalan Bun, dengan waktu tempuh sekitar empat jam 20 menit, bergantung pada kondisi jalan dan rute yang dilalui.
Jarak tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam persiapan kendaraan pengangkut, pergerakan personel, dan pengawalan. Koordinasi antara unsur yang terlibat masih diperlukan sebelum pemindahan dilakukan.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi bahwa benda logam tersebut merupakan bagian dari roket Zhuque-2E buatan Tiongkok. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan asal-usulnya sekaligus menentukan penanganan yang tepat. may/jsi-red











