-
Hukrim

Mayat Mr X Membusuk di Pinggir Sungai

43
×

Mayat Mr X Membusuk di Pinggir Sungai

Sebarkan artikel ini
-

KASONGAN/tabengan.co.id – Sosok mayat laki-laki terdampar di pantai Desa Kampung Tengah, Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Jumat (17/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Mayat tanpa identitas itu diperkirakan sudah mengapung dan berada di sungai selama 14 hari.

Kapolsek Katingan Kuala Ipda Dwi Tri Yanto, ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya penemuan mayat laki laki tidak dikenal tersebut.

“Nelayan yang pertama kali menemukan adalah Johansyah (63) dan Joni (26), warga Desa Kampung Keramat, sekitar pukul 09.00 WIB, ketika hendak mencari ikan menggunakan jaring,” ujar Dwi.

Dikatakan Dwi, sebelumnya saksi mencium aroma tidak sedap, lalu melihat ada mayat dalam kondisi telungkup di rerumputan pinggir sungai. Melihat hal itu saksi langsung melaporkan ke Kepala Desa Kampung Tengah yang selanjutnya melapor ke Kantor Polsek Katingan Kuala.

“Setelah mendapat laporan, kita langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Kita juga sudah melaksanakan visum. Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Pegatan I sementara, bahwa tidak ada ditemukan adanya tindakan kekerasan, baik benda tajam maupun tumpul, pada tubuh mayat tersebut,” kata Dwi.

Menurut Dwi, kondisi mayat tanpa identitas tersebut sudah dalam keadaan membusuk. Adapun ciri-cirinya, jenis kelamin laki-laki, umur diperkirakan 50-54 tahun, menggunakan baju warna biru bertuliskan dongker, pada tangan kiri terdapat gelang manik-manik, pada kaki kanan belakang terdapat tato bergambar wanita dengan kondisi wajah sudah tidak dikenali karena membusuk dan terlihat tengkorak kepala.

“Sidik jari mayat tidak bisa diambil karena jari-jari mayat sudah membusuk dan diperkirakan mayat tersebut sudah berada di air kurang lebih 14 hari,” ungkap Dwi.

Sedangkan untuk penyebab kematian, kata Dwi, belum diketahui dan masih menunggu hasil visum dari dokter. Informasi Camat Katingan Kuala sampai saat ini terkait penemuan mayat tanpa identitas itu, tidak ada laporan masyarakat Katingan Kuala yang merasa kehilangan anggota keluarga. c-sus

-
-
-