Spirit Kalteng

4.246 Calon Mahasiswa Ikuti UTBK SBMPTN 2022

36
×

4.246 Calon Mahasiswa Ikuti UTBK SBMPTN 2022

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/NOVAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU- Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Salampak Dohong, MS, didampingi panitia pelaksana UTBK SBMPTN tahun 2022, saat menggelar konferensi pers, di Gedung Rektorat UPR, Jumat (13/5/2022).

PALAGNKA RAYA/tabengan.co.id-Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia, SE, M.Si melalui Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Salampak Dohong, MS menegaskan, bahwa jadwal Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2022 Kelompok Ujian Saintek atau Soshum akan dimulai dalam minggu depan.
Menurut Salampak, pelaksanaan SBMPTN tersebut akan berlangsung sejak 17 Mei hingga 1 Juni 2022, dengan menerapkan sistem gelombang I dan II. Saat ini 4.246 calon mahasiswa telah terdata dan diproses untuk mengikuti jadwal ujian.
“Jumlah pendaftar UTBK yang tercatat di pusat UTBK UPR sebanyak 6.172 dan sudah ada 4.246 calon mahasisawa yang telah terdata dan diproses untuk mengikuti ujian. Angka ini menunjukkan bahwa terjadi meningkatan peserta dari tahun sebelumnya, sehingga tim UTBK UPR akan menggelar UTBKN SBMPTN secara mandiri di tanggal yang telah ditentukan,” ucap Salampak, saat menggelar Konferensi Pers di Gedung Rektorat UPR, Jalan Hendrik Timang, Jumat (13/5).
Dijelaskan, 4.246 calon mahasiswa yang akan mengikuti UTBK SBMPTN terdiri dari 3.648 peserta dari 3.677 slot yang disediakan pada kategori Saintek/Soshum, serta 598 peserta dari 618 Slot yang disediakan pada kategori campuran.
“Untuk mendukung kelancaran dalam pelaksanaan UTBK SBMPTN, kita sudah menyiapkan 14 ruangan tempat digelarnya ujian, ratusan perangkat pendukung seperti komputer, UPS serta adanya genset dan telah berkordinasi dengan Telkom untuk mendukung jaringan internet,” ujarnya.
Di sisi lain, Koordinator Teknologi, Informasi dan Komunikasi Pusat UTBK UPR V, Abdi Gunawan, mengatakan, saat ini persiapan UPR menghadapi UTBK SBMPTN sudah sangat matang. Tinggal menunggu pelaksanaan kegiatan, dan hal yang sangat dikhawatirkan hanyalah kondisi alam yang tidak menentu.
“Yang kita khawatirkan adalah kondisi alam saja. Semoga saat pelaksanaan berlangsung cuaca cerah, tidak hujan. Semua pelaksanaan tentu kita gelar dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Selain itu, peserta nanti akan dicek lengkap sebelum masuk ruangan. Seperti pemeriksaan melalui metal detektor dan pengecekan lainnya, dimana tim juga telah mempersiapkan diri terhadap kecurangan peserta ujian, yakni antisipasi penjokian,” pungkasnya. nvd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *