PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Andina Thresia Narang, menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax di sejumlah SPBU di Kota Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Andina, kondisi tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena berdampak terhadap aktivitas sehari-hari warga.
“Fenomena ini saya sangat sedih melihatnya, karena masyarakat harus mengantre panjang untuk mendapatkan BBM,” ujar Andina, Jumat
(8/5).
la mengatakan telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna mengetahui penyebab kelangkaan dan antrean BBM tersebut. Dari hasil komunikasi yang dilakukan, pasokan tambahan BBM disebut telah dimintakan untuk membantu mengurangi antrean di sejumlah SPBU.
“Sudah dikoordinasikan dan ditanyakan. Mudah-mudahan hari ini antrean BBM sudah mulai berkurang karena sudah dimintakan tambahan sekitar 200 kiloliter,” katanya.
Ketua Umum Garnita Malahayati Partai NasDem itu berharap persoalan distribusi dan ketersediaan BBM di Palangka Raya dapat segera ditangani secara serius agar tidak terus berulang di kemudian hari.
“Semoga antrean ini tidak lagi berlangsung ke depannya karena sudah meresahkan masyarakat,” tuturnya.
Andina juga meminta pihak terkait, khususnya Pertamina, untuk segera mencari akar persoalan dan memastikan distribusi BBM berjalan normal sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Saya harap Pertamina bisa menyelesaikan masalah-masalahnya dan segera menuntaskan permasalahan ini agar masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM,” harapnya
Seperti diketahui, antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir terlihat mengular, terutama untuk BBM jenis Pertalite dan Pertamax. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena menyebabkan waktu tunggu cukup lama dan mengganggu aktivitas masyarakat. Jef/ded-red











