PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Luapan sungai Kahayan akibat hujan deras belum lama ini, ditambah kiriman debit air dari hulu menyebabkan beberapa pemukiman disekitarnya terdampak.
Selain pemukiman yang terdampak, beberapa rumah ibadah yang ada disekitarnya pun, seperti beberapa gedung gereja terdampak banjir.
Seperti GKE Panenga yang berada di lokasi di jalan Mendawai Induk, disampaikan seorang warga masyarakat, Tuti Susinta di grup WA terdampak
“Ada pa, gereja terdampak banjir dekat Mendawai, GKE Panenga Jalan Mendawai Induk, Ibu Pdt. Yulita ikat S.Th, ” bebernya.
Selanjutnya, dikabarkan pula oleh warga bernama Ade yang mengatakan GBIS GALILEA jl Mendawai l no 23 P Raya pun terdampak banjir.
Selain itu, di Kabarkan pula GBIS yang berlokasi di gang Petra Flamboya bawah, tepatnya di belakang PLN Unit Palangka Raya juga terdampak.
“Gereja GBAP belakang PLN jl S.parman gang petra Plamboyan, Pdt Gunawan, kalo ga salah namanya,” ucap salah satu warga Palangka.
Selain di Jalan Bakung Merang, tidak jauh dari Gedung Bandara Lama Tjilik Riwut, GSJA Pancaran Kasih yang digembalakan Pdt. Heriyanto juga terdampak banjir sejak kemarin. Dikabarkan, Jumat pagi (18/11) air semakin naik dan sudah masuk di dapur rumah Pastori yang berada di sebelah gedung gereja.
“Banjir lagi, tapi blm kalau masuk rumah,masih disamping,” tulis Pdt. Herianto pada kemarin pagi di pesan WA.
“Akhirnya masuk sudah juga ke dapur,” tulisnya kembali di pesan WA pada Jumat pagi (18/11).
Mereka berharap air segera surut sehingga aktifitas gereja tidak terkendala, mengingat sudah berada akhir pekan dan beberapa persiapan untuk ibadah di hari Minggu nanti.
Mendapat kabar beberapa gereja terdampak banjir di Palangka Raya, Sabtu (19/11) Tim dari Bimas Kristen Kemenag Kota Palangka Raya, yang dipimpin langsung Penyelenggara Bimas Kristen, Fajar Embang meninjau ke lokasi.
Disebutkannya paninjauan tersebut dilakukan untuk mendata gereja-gereja terdampak. dsn











