PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Staf Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang sempat diberhentikan pada Desember 2022 kembali dipanggil pada Januari 2023. Pemanggilan tersebut dilakukan oleh Ketua Harian Christian Sancho berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama pengurus antara lain wakil ketua umum Bidang organisasi dan media, Nurani Mahmudin dan pengurus lainnya, wakil ketua umum IV bidang penghargaan pelaku olahraga. Namun tidak semua staf dipanggil, kurang lebih 9 orang yang dipanggil dari belasan orang.
Sancho mengatakan pemanggilan tersebut dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di KONI, tenaga IT, administrasi dan kebersihan.
“Setelah mengundurkan dirinya, ketua umum dari KONI dengan memberikan nota dinas kepada saya dan surat KONI pusat terkait pelimpahan tugas ketua umum kepada saya, dan dengan berakhirnya masa kontrak staf per 31 desember, tanggal 12 Januari saya nyatakan ada beberapa staf yang ditarik kembali untuk bekerja di KONI,” kata Sancho, Minggu (15/1).
Sancho mengungkapkan alasan pemanggilan kembali staf bekerja di KONI karena ingin administrasi surat menyurat tetap berjalan. Dia menyadari anggaran di KONI sangat terbatas, namun para staf diminta untuk tidak memikirkan hal itu karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab dirinya, apakah pembayaran gaji nantinya dari anggaran hibah pemerintah, pihak ketiga atau dana talangan.
Sancho menegaskan, hingga saat ini KONI Provinsi Kalteng masih belum ada Pelaksana tugas (PLt) ketua umum, yang ada ketua harian penanggung jawab tugas ketua umum yang mengundurkan diri dan itu sah berdasarkan surat pelimpahan tugas yang diberikan oleh KONI Pusat.











