PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Tokoh Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustin Teras Narang, tidak henti-hentinya mengingatkan anak muda akan perubahan cepat yang sekarang ini terjadi. Sebut saja revolusi industri 4.0, sampai pada society 5.0. teknologi dan penyebaran informasi yang sangat cepat, mesti dicermati dengan baik, seraya dilakukan penguatan kecakapan dalam memanfaatkan digital.
Pesan itu, kata Senator Kalteng Agustin Teras Narang, disampaikan saat hadir sebagai narasumber pada seminar bertajuk Budaya Digital Sebagai Penguatan Karakter Bangsa. Seminar tersebut merupakan hasil kerja sama anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng, Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia, Bank Indonesia Perwakilan Kalteng dan Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian, dan Statistik (Kominfosantik) Kalteng.
Hadir pula sebagai narasumber dalam kegiatan ini antara lain Bernika Yustisiana Narang, putri Teras Narang yang merupakan pengajar ilmu komunikasi di Universitas Indonesia dan pegiat literasi digital, Kepala Dinas Kominfosantik Kalteng Agus Siswadi,Yulius dan Rudiansyah dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalteng,
“Saya memberikan catatan tentang perkembangan pesat dunia digital yang membuka banyak sekat-sekat pembatas kita. Sekali kita memposting sesuatu di ruang digital, seketika ia bisa diketahui dan diakses banyak orang dari berbagai belahan dunia. Keleluasaan yang luar biasa ini, tentu kita harus hati-hati. Paham apa yang kita perlu dan boleh lakukan dan apa yang mesti kita hindari,” kata Teras Narang, saat menjelaskan pesan-pesannya kepada kaum muda Kalteng berkenaan dengan tantangan besar ke depan, Senin (27/2) via whatsapp.
Menurut Gubernur Kalteng periode 2005-2015 ini, ruang digital sekarang ada banyak tawaran yang mesti kita pilah dan pilih. Sebab tak semua apa yang ditawarkan di ruang digital baik untuk perkembangan kita. Di Indonesia sendiri wilayah yang terjangkau internet baru mencapai sekitar 60 persen. Artinya masih ada 40 persen yang belum bisa merasakan bagaimana digitalisasi berlangsung.
Pandemi Covid-19, kata Teras Narang, telah menjadi pendorong masyarakat dalam menguasai teknologi informasi, di ruang digital yang bermanfaat bagi perkembangan hidup. Meski di satu sisi, juga mendorong munculnya imbas negatif, bila kita tak cermat, dan tak cerdas mengelolanya dan tak bijak menggunakan jemari kita.
Penguatan kecakapan digital ini, lanjut Teras Narang, menjadi modal penting bagi generasi muda untuk paham bagaimana hidup di ruang digital. Memanfaatkan ruang digital sebagai ruang pengawal kerukunan sosial dan pengembangan kearifan lokal, hingga sarana penguatan finansial untuk kemajuan ekonomi kita. Sehingga dengan demikian, karakter kebangsaan kita juga turut menguat.
Ke depan, harap Teras Narang, akan terjadi bonus demografi. Artinya milenial kita akan menguasai daerah kita, dunia kita. Maka peningkatan literasi dan kecakapan digital kita sungguhlah mendesak diupayakan. Ini adalah jalan yang bisa membawa generasi Kalteng untuk menemukan jalan-jalan kreatif untuk mengembangkan diri, membangun giat ekonomi, dan banyak hal positif lainnya.
Semoga, ungkap Teras Narang, pemikiran dan diskusi dari para narasumber ini memberi pencerahan bagi generasi muda Kalteng. Mari kita meningkatkan terus kecakapan digital generasi muda kita, sehingga generasi muda dapat mendukung pembangunan daerah kita ke arah yang lebih baik.
Kalau tidak sekarang, kapan lagi? Kalau tidak kita, siapa lagi?.ded











