SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Kasus balap liar di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hingga kini masih belum terselesaikan. Selain belum selesai, aksi melawan hukum yang kebanyakan digandrungi remaja ini seolah makin menjadi-jadi meskipun polisi terus melakukan upaya pencegahan.
Hal ini tentunya menuai polemik di masyarakat. Bahkan banyak yang kecewa dan menganggap aparat kurang tegas menangani perosoalan tersebut, terlebih belum lama ini sudah ada satu korban kecelakaan yang diduga kuat pelaku balap liar.
Menurut Rakhamat (26), warga Kelurahan Kecamatan MB Hulu, fenomena balap liar tidak bisa dianggap remeh aparat berwenang dalam hal ini polisi harus benar-benar tegas untuk menindak para pelakunya sebelum banyak korban berajatuhan.
“Kalau sampai ada korban kami tentu kecewa, apalagi kejadian di Taman Kota Sampit tidak jauh dari kontor polisi, ada Polsek Ketapang, Polsek KPM, Satlantas, bahkan Polres, jadi kemana aja?” ujar Rakhmat, Senin (19/6/2023).











