-
Hukrim

Kalteng Rawan Korupsi Dana BOS

51
×

Kalteng Rawan Korupsi Dana BOS

Sebarkan artikel ini
Kepala Disdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo. foto istimewa
-

Plt Kadisdik: Libatkan KPK, Transparansi Kunci Cegah Korupsi

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhammad Reza Prabowo merespons rilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai potensi korupsi anggaran di sekolah.

Dalam laporan tersebut, KPK mengungkapkan 33 persen sekolah di Indonesia berpotensi melakukan korupsi, dan Kalteng menjadi salah satu wilayah yang rawan. Reza sangat prihatin terhadap hasil rilis tersebut, dan ini menjadi pembelajaran bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kinerja.

“Temuan ini menjadi peringatan serius bagi kami untuk memperbaiki sistem pengelolaan dana pendidikan di Kalimantan Tengah,” kata Reza kepada Tabengan saat dihubungi, Rabu (11/6).

Reza menjelaskan, langkah-langkah konkret akan segera diambil oleh Disdik Kalteng untuk mengatasi masalah ini. Utamanya akan meningkatkan pengawasan internal di setiap sekolah.

“Kami akan meningkatkan pengawasan internal di setiap sekolah, memastikan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tepat sasaran dan sesuai peraturan. Kami juga akan menyelenggarakan pelatihan anti-korupsi bagi kepala sekolah dan guru untuk memperkuat pemahaman mereka tentang integritas,” terangnya.

Terkait temuan 13,39 persen sekolah penggunaan dana BOS tidak sesuai peruntukannya, Reza menyebut bahwa audit komprehensif akan segera dilakukan.

“Kami akan mengadakan audit independen untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi penyalahgunaan dana. Kami akan bekerja sama dengan KPK dan pihak terkait untuk memastikan tindakan tegas terhadap pelaku korupsi,” tegas Reza.

Reza juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan penggunaan anggaran pendidikan. Dia mengajak masyarakat dan orang tua siswa untuk turut serta dalam mengawasi penggunaan dana sekolah.

“Transparansi dan partisipasi publik adalah kunci untuk mencegah korupsi,” katanya, seraya mengapresiasi upaya KPK dalam mengungkap dan memberikan rekomendasi terkait potensi korupsi di sektor pendidikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada KPK atas laporan dan rekomendasinya. Ini akan menjadi dasar bagi kami untuk melakukan perbaikan dan memastikan bahwa pendidikan di Kalteng berjalan dengan bersih dan transparan,” tambahnya.

Reza juga berkomitmen akan terus berupaya meningkatkan integritas dan akuntabilitas di semua satuan pendidikan di Kalteng untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari korupsi demi masa depan generasi muda yang lebih baik. rmp/ldw

 

-
-
-