PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dunia politik Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali mengalami perubahan dramatis menjelang pemilihan gubernur 2024.
Setelah sebelumnya mengumumkan bahwa Abdul Razak, seorang bakal calon gubernur (Bacagub), akan berpasangan dengan Perdie M. Yoseph, kini ada perkembangan baru yang mengejutkan.
Pada Jumat (23/8), informasi terbaru mengungkapkan bahwa Abdul Razak tidak akan lagi berdampingan dengan Perdie M. Yoseph. Razak langsung bergerak cepat, dengan memilih Sri Suwanto, Ketua Paguyuban Pakuwojo Kalteng yang juga menjabat sebagai Asisten Bidang Administrasi Umum (Adum) di Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, untuk gantikan Perdie.
Menurut informasi yang beredar dan telah dikonfirmasi oleh sumber internal partai, keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor strategis dan elektoral.
Bacawagub Sri Suwanto menyatakan siap untuk menerima amanah tersebut dan berkomitmen untuk bekerja keras dalam memajukan Kalimantan Tengah.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Partai Golkar. Bersama dengan H. Abdul Razak, kami akan berupaya maksimal untuk membawa perubahan positif bagi Kalimantan Tengah,” ujar Sri.
Sri Suwanto dikenal sebagai sosok birokrat dengan rekam jejak berpengalaman dan penuh prestasi. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah dari tahun 2017 hingga 2022.
Pengamat politik menilai, keputusan Partai Golkar untuk mengganti Perdie M Yoseph dengan Sri Suwanto sebagai calon wakil gubernur adalah langkah yang strategis.
Dengan kombinasi kepemimpinan H. Abdul Razak, yang dikenal sebagai politisi senior dan juga berpengalaman, serta Sri Suwanto yang memiliki latar belakang birokrasi dan kedekatan dengan masyarakat, pasangan ini dianggap sangat cocok untuk memimpin Kalimantan Tengah ke arah yang lebih maju.
Kedua figur ini diharapkan mampu membawa perubahan positif dan menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kalimantan Tengah. rmp











