Spirit Kalteng

Kalteng Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan

13
×

Kalteng Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan

Sebarkan artikel ini
Kalteng Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem untuk wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) selama sepekan mendatang.

BMKG memprediksi, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan mengguyur hampir seluruh wilayah Kalteng, mulai, 9 hingga 15 Maret 2025 mendatang.

Prakirawan BMKG Palangka Raya Renianata menjelaskan, potensi hujan lebat tersebut tidak hanya akan membawa hujan, tetapi juga bisa disertai dengan petir, kilat, dan angin kencang di sebagian besar wilayah.

“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan akan terjadi hampir di seluruh wilayah Kalteng, mulai 9 hingga 15 Maret mendatang,” ungkap Renianata, Minggu (9/3).

Lebih lanjut, Renianata mengimbau kepada warga untuk selalu waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan fenomena cuaca ekstrem ini.

Ia menekankan, hujan yang turun berpotensi menyebabkan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati karena hujan yang terjadi bisa disertai dengan angin kencang serta potensi bencana,” tambahnya.

Fenomena cuaca ini, menurut Renianata, dipicu terbentuknya awan konvektif jenis cumulonimbus yang sering terjadi di wilayah Kalteng.

Awan tersebut dapat meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Awan jenis ini juga dapat menambah tinggi gelombang di wilayah pesisir dan perairan Selatan Kalteng,” jelasnya.

Selain itu, Renianata juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk lebih waspada terhadap peningkatan tinggi gelombang yang diperkirakan bisa mencapai 1 meter. Peringatan tersebut penting, terutama bagi masyarakat yang berada di daerah pesisir dan yang sering beraktivitas di laut.

Hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi dalam durasi singkat.

“Fenomena hujan yang datang secara tiba-tiba ini memerlukan kewaspadaan ekstra dari warga,” tandasnya. jef