-
PEMPROV KALTENG

PALANGKA RAYA-GUMAS-Juni Gultom: Jalan Hauling Rampung 2026

145
×

PALANGKA RAYA-GUMAS-Juni Gultom: Jalan Hauling Rampung 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas PUPR Kalteng Prof Dr Juni Gultom.
-

+Trase Lahei-Mangkutup (Simpang Batengkong)-Simpang Sei Hanyo

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan penyelesaian jalan khusus (hauling) trase Lahei–Mangkutup (Simpang Batengkong)–Simpang Sei Hanyo yang diperuntukkan bagi perusahaan tambang, perkebunan, dan kehutanan, akan rampung pada Juni 2026. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas PUPR Kalteng Juni Gultom.

“Rampung jalan itu (hauling) diperkirakan satu tahun, berarti kalau kita mulai konstruksi bulan Mei atau Juni tahun ini, maka Juni 2026 akan selesai,” ujar Juni, Minggu (17/8).

Ia menjelaskan, kendala utama dalam proses penyelesaian jalan tersebut adalah pembangunan 44 box culvert dan satu jembatan besar yang memerlukan penanganan teknis serius.

“Itu yang memerlukan penanganan serius. Kalau ruas lainnya sudah tahap pemeliharaan. Jembatan itu yang bikin lama rampung, dan kita upayakan bisa selesai tepat waktu,” jelasnya.

Sembari menunggu penyelesaian jalan khusus tersebut, pemerintah memberikan izin sementara bagi angkutan industri untuk melintas di jalan umum Gunung Mas–Palangka Raya, dengan catatan kapasitas angkut di bawah 10 ton.

“Untuk sementara silakan (gunakan jalan umum), tetapi sesuai dengan kapasitas 10 ton ke bawah. Meski jalan tersebut hanya mampu menampung 8 ton, Pak Gubernur Agustiar Sabran memberikan dispensasi,” ungkap Juni.

Menurutnya, langkah ini diambil sebagai solusi sementara agar aktivitas logistik industri tetap berjalan tanpa mengganggu infrastruktur jalan yang belum rampung. Pemerintah daerah juga tetap mengawasi aktivitas kendaraan berat agar tidak menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada jalan umum.

Joni menegaskan, seluruh proyek infrastruktur strategis saat ini sedang dikebut khusus dalam rangka mengejar target 100 hari kerja Gubernur Kalteng yakni memperbaiki jalan Gunung Mas-Palangka Raya sesuai dengan visi dan misi yang telah dicanangkan.

“Pemerintah Provinsi sedang berupaya keras agar target-target prioritas bisa diselesaikan tepat waktu. Kami bekerja dari pagi hingga malam. Mudah-mudahan bisa ditargetkan sesuai harapan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Yulindra Dedy menambahkan, penggunaan jalan hauling tersebut akan menggunakan sistem Tax on Location (Tol).

“Melewati jalan hauling itu berbayar, polanya seperti menggunakan jalan tol,” tandasnya. jef

 

-
-
-