PEMPROV KALTENG

MERIAHNYA HARI JADI KE-68 KALTENG-Gubernur Buka Karnaval Budaya FBIM 2025

31
×

MERIAHNYA HARI JADI KE-68 KALTENG-Gubernur Buka Karnaval Budaya FBIM 2025

Sebarkan artikel ini
KARNAVAL DAN FBIM 2025 – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Bupati/Walikota seluruh Kalteng serta Forkopimda Kalteng melepas Karnaval Budaya pada FBIM 2025 di Bundaran Besar, Palangka Raya, Minggu (18/5). dan sebelumnya membuka resmi Festival Budaya Isen Mulang 2025 di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Sabtu (17/5) malam. FOTO TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran secara resmi membuka Karnaval Budaya dalam rangka Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2025 yang digelar di Kota Palangka Raya, tepatnya di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (18/5).

Karnaval ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-68 Provinsi Kalteng yang menampilkan ragam seni dan budaya dari seluruh daerah di Bumi Tambun Bungai.

Karnaval Budaya yang dimulai dari Bundaran Besar Kota Palangka Raya itu diikuti oleh berbagai peserta dari pemerintah kabupaten/kota, organisasi masyarakat, pelajar, hingga seluruh perangkat dinas Pemerintah Provinsi Kalteng. Para peserta menampilkan mobil hias dan atraksi budaya khas masing-masing daerah, menyusuri rute yang telah ditentukan.

Untuk peserta mobil hias, rute dimulai dari Bundaran Besar, melintasi Jalan Yos Sudarso dan berakhir di Jalan Galaxy Raya. Sementara peserta jalan kaki menempuh rute dari Bundaran Besar hingga Jalan MH Thamrin. Masyarakat tampak antusias menyaksikan jalannya karnaval dengan memadati sepanjang ruas jalan yang dilalui peserta.

Dalam sambutannya, Gubernur H Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat dan pihak-pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan Karnaval Budaya tahun ini.

“Penyelenggaraan FBIM semakin inovatif dan kreatif. Termasuk penyelenggaraan karnaval hari ini yang menampilkan berbagai seni dan budaya yang sangat beragam,” ujar Agustiar.

Ia menegaskan, Karnaval Budaya ini tidak hanya sekadar perayaan tahunan, tetapi juga menjadi media promosi dan pengembangan sektor pariwisata serta seni budaya Kalteng. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung program kepariwisataan nasional Wonderful Indonesia yang masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN), serta mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).

“Penyelenggaraan Karnaval Budaya ini tidak lepas dari peran serta elemen masyarakat dan dunia usaha. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya tentu menyambut baik acara ini sebagai upaya penggalian dan pengembangan kearifan budaya lokal, sesuai Falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat,” katanya.

Mengusung tema “Bersatu dalam Keberagaman Budaya”, Karnaval Budaya Isen Mulang Tahun 2025 diharapkan menjadi penggugah semangat kebersamaan dalam menjaga dan melestarikan warisan kebudayaan daerah, baik adat istiadat, sejarah, seni, permainan rakyat, maupun kostum tradisional.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, mulai dari Bupati/Wali Kota, Pj Bupati, Forkopimda, perangkat daerah, instansi vertikal, perguruan tinggi, BUMN, BUMD, perbankan, sanggar dan paguyuban seni budaya serta organisasi kemasyarakatan lainnya.

Diguyur Hujan Berkah

Sementara itu, meskipun diguyur hujan deras, ribuan masyarakat Kota Palangka Raya tetap memadati Stadion Tuah Pahoe untuk menyaksikan secara langsung pembukaan FBIM Tahun 2025, Sabtu (17/5) malam.

Acara tahunan yang menjadi ikon budaya Kalimantan Tengah ini mengusung tema “Spirit of Isen Mulang” atau “Semangat Isen Mulang”.

Dari pantauan di lapangan, masyarakat dari berbagai kalangan usia tampak antusias menghadiri acara tersebut. Mereka tetap bertahan di tengah siraman air dengan mengenakan jas hujan, payung, bahkan plastik seadanya demi menyaksikan kemeriahan pembukaan dan penampilan musisi nasional, Charly Setia Band.

Charly Setia Band tampil memukau dan tetap all-out meski kondisi cuaca kurang bersahabat. Penampilan sang vokalis, Charly, sontak mengundang sorak sorai penonton yang memadati stadion.

Tak hanya masyarakat, tampak pula sejumlah pejabat penting turut menyaksikan langsung pembukaan FBIM 2025. Hadir Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran bersama Ketua PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Wakil Gubernur H Edy Pratowo beserta istri, serta Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong.

Selain itu, hadir pula unsur Forkopimda, para Bupati dan Wali Kota se-Kalteng, pimpinan perguruan tinggi, BUMN, BUMD, tokoh masyarakat, tokoh adat, seniman, dan undangan lainnya.

Pembukaan secara resmi ditandai dengan penabuhan Katambung oleh Gubernur H Sugianto Sabran didampingi Wakil Gubernur, Ketua DPRD Kalteng, Plt Sekretaris Daerah Kalteng Leonard S Ampung, serta perwakilan Kementerian dan Forkopimda.

Gubernur H Sugianto Sabran mengapresiasi semangat masyarakat yang tetap hadir meskipun hujan deras mengguyur dari awal acara hingga akhir acara.

“Ini adalah hujan berkah. Semoga seluruh masyarakat yang hadir diberi kesehatan dan tetap bisa menikmati hiburan dan rangkaian acara yang telah kami siapkan,” ucapnya di atas panggung utama.

Agustiar menyampaikan, FBIM bukan sekadar festival, namun menjadi panggung apresiasi bagi para seniman lokal, pelaku seni, dan budaya yang telah berkontribusi dalam menjaga serta melestarikan budaya daerah.

“Festival ini memperlihatkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah yang luar biasa. Mulai dari seni pertunjukan, permainan tradisional, keterampilan lokal, hingga kuliner khas daerah. Semua ini dipadukan dalam nuansa tradisional dan modern,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah Kalteng Leonard S Ampung dalam laporannya menyampaikan, FBIM Tahun 2025 diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-68 Provinsi Kalteng.

“Tujuan umum dari FBIM ini adalah menyemarakkan HUT Provinsi Kalteng. Sedangkan secara khusus, festival ini bertujuan mengembangkan dan melestarikan kebudayaan, promosi kepariwisataan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan melibatkan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif,” katanya.

FBIM 2025 akan berlangsung selama 7 hari, mulai 17 hingga 23 Mei 2025. Beberapa lokasi strategis telah disiapkan sebagai titik penyelenggaraan kegiatan, seperti Stadion Tuah Pahoe, Museum Balanga, Bundaran Besar, Bawah Jembatan Kahayan, Dermaga Flamboyan Bawah, dan Hotel M Bahalap.

Rangkaian kegiatan festival meliputi parade budaya dari seluruh kabupaten/kota di Kalteng, karnaval budaya, permainan rakyat, atraksi seni tradisional, kuliner khas daerah, serta berbagai olahraga tradisional. Tidak hanya itu, dalam rangkaian FBIM 2025 juga digelar Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan III yang diikuti 5 provinsi se-Kalimantan.

Menariknya, FBIM 2025 juga dirangkai dengan Launching Kapal Susur Sungai, sebagai bagian dari pengembangan fasilitas pariwisata dan untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih menarik dan berkesan bagi para pengunjung. ldw/rmp

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *