PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Jumat (23/5), bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-68 Provinsi Kalteng.
Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S Ampung mengungkapkan harapan besar Pemprov kepada para pegawai baru agar mampu menunjukkan semangat baru dan kinerja maksimal dalam mendukung pembangunan daerah.
“Tentunya mereka harus menunjukkan kinerja mereka, semangat baru ya, untuk mewujudkan visi dan misi Pak Gubernur dan program prioritas Pak Gubernur, tentu yang sudah disinergikan dengan Asta Cita,” ujar Leonard usai pelantikan dan penyerahan SK secara simbolis di halaman Kantor Gubernur Kalteng.
Leonard menegaskan, rekrutmen CPNS dan PPPK ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk menghapus sistem tenaga honorer secara bertahap dan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda.
“Ya kita ini kan ada ketentuan, ada peraturan dari pemerintah pusat dan sudah ada kuotanya. Di tahun depan pun ada kuota. Kita harapkan juga masih terbuka ya untuk anak-anak muda kita, lulusan-lulusan perguruan tinggi maupun di tingkat SMA, itu bisa menjadi CPNS. Dan juga mungkin ada pengangkatan lagi di tahap selanjutnya untuk P3K,” jelasnya.
Menurut Leonard, rekrutmen ini menjadi salah satu upaya menjawab permasalahan ketenagakerjaan di lingkungan pemerintahan.
“Kita harapkan seperti itu, sehingga tidak ada lagi nanti PR yang namanya tenaga honor dan lain-lain itu tidak ada lagi,” tambahnya.
Dalam suasana yang penuh semangat HUT Ke-68 Kalteng, Leonard juga menekankan pentingnya nilai kebersamaan sebagai dasar dalam membangun daerah.
“Ini momentum HUT Ke-68 Kalimantan Tengah luar biasa. Dan hari ini semua anak bangsa ikut ya, dari suku apa pun dilibatkan semua. Ini momentun untuk kita bisa lebih lagi merasakan kebersamaan di hari ulang tahun ke-68 ini untuk mewujudkan Kalimantan Tengah lebih maju, berkah ke depan,” ucapnya.
Ketika ditanya mengenai jumlah CPNS dan PPPK yang menerima SK, Leonard menyatakan bahwa data teknis sepenuhnya berada di Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Namun, ia memperkirakan jumlahnya lebih dari 400 orang.
“Jumlahnya saya kurang tahu, ya, di BKD, tapi lebih 400 ya. Tadi 400 ini luar biasa hari ini,” katanya.
Ia berharap, para pegawai baru ini tidak hanya sekadar menerima SK, tetapi juga dapat membawa energi positif dalam pelayanan publik serta menjadi agen perubahan di instansi masing-masing.
“Ini bukan hanya tentang status, tapi tentang tanggung jawab dan pengabdian. Kami berharap mereka bisa bekerja secara profesional, loyal, dan berintegritas tinggi,” tutupnya. ldw











