Hukrim

4 Desa Blokir Tambang PT MUTU

30
×

4 Desa Blokir Tambang PT MUTU

Sebarkan artikel ini
4 Desa Blokir Tambang PT MUTU
aksi dengan melakukan pemortalan di Jalan Tambang PT. MUTU

+ PT MUTU Bantah Cemari Sungai

BUNTOK/TABENGAN.CO.ID – Tercemarnya sumber air yang menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat dari 4 desa yakni Muara Singan, Luwir, Bipak Kali dan Patas I Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, membuat warga dari 4 desa tersebut melakukan aksi dengan melakukan pemortalan di Jalan Tambang PT. MUTU. Sebab, sejak tahun 2021 lalu, sungai-sungai yang ada di 4 desa tersebut tercemar.

Koordinator Aksi M Ali Hakim mengatakan, pemortalan jalan tambang ini dilakukan, disebabkan perusahaan tambang tersebut dinilai tidak merespons apa yang menjadi tuntutan masyarakat yakni masalah limbah dan aksi tersebut dilakukan di Simpang Aster atau KM 69 Jalan PT MUTU selama 2 jam tiap hari sampai ada tanggapan  dari perusahaan.

“Kami hari ini menggelar aksi di Jalan Tambang PT MUTU tepatnya di Simpang Aster, aksi ini digelar karena sudah sekian tahun sejak 2021 akhir tidak ada tanggapan dari pihak perusahaan terkait  imbah yang terjadi di Desa kami, dimana air Sungai Kali dan Singan tidak layak konsumsi,” ujar Ali Hakim, kepada wartawan, Rabu (19/6).

Ali Hakim menambahkan, bahwa aksi mereka tersebut untuk meminta bertemu dengan pimpinan PT. MUTU, namun sampai saat ini belum ada tanggapan, sehingga aksi ini dilaksanakan guna menindaklanjuti masalah limbah tersebut.

“Persoalan ini kami ajukan mulai tahun 2021 akhir, tapi sampai sekarang ini belum ada tanggapan dari pihak PT. MUTU padahal mediasi atau pertemuan sudah puluhan kali dan aksi ini selama 2 jam sehari dengan harapan adanya tanggapan dan itikat baik dari pihak perusahaan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan tetap bertahan di sini denganmendirikan kemah dan tetap bertahan dan besok akan melanjutkan lagi dengan memortalan Jalan Kembali, apabila tetap tidak ada pimpinan perusahaan, aksi tetap dilanjutkan, walaupun ada pimpinan perusahaan, tetapi belum ada kesepakatan, maka akan dilanjutkan sampai ada titik temu.

Sementara itu penutupan jalan tetap dilakukan selama 2 jam setiap harinya. Hari ini kita diberi waktu pemortalan jalan jam 08.00 sampai dengan jam 10.00, besok dilakukan pemortalan jalan kembali dari jam 10.00 sampai dengan jam 12.00 dan besoknya apabila masih belum terealisasi, kita akan dilakukan kembali pemortalan jalan dari jam 12.00 sampai dengan jam 14.00.

Sementara itu, dari Perwakilan PT MUTU, Yenly menyatakan, sebaiknya ini diselesaikan dengan duduk bersama, tidak baik apabila dilakukan dengan pemortalan jalan, sementara kalau permintaan dari masa aksi mau ketemu dengan pimpinan perusahaan di lapangan.

Sementara itu dilansir dari beberapa media, perwakilan dari pihak PT MUTU Rakhman Syah menyebutkan bahwa pengujian DLH Barsel  menunjukan kadar air sungai singan masih tergolong layak dan tidak ditemukan ada penurunan kualitas tanah yang disebabkan operasional perusahaan.c-dan