PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya memperingatkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) selama akhir Juni 2025.
Prakirawan BMKG Palangka Raya Muhammad Ihsan Sidiq menjelaskan, berdasarkan prakiraan cuaca periode 22 hingga 24 Juni 2025, sedikitnya sembilan kabupaten berpotensi terdampak hujan lebat. Daerah-daerah tersebut antara lain Sukamara, pesisir Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Kapuas, Murung Raya, dan Barito Utara.
“Masyarakat diharapkan waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” kata Ihsan Sidiq, Minggu (22/6).
Lebih lanjut, pada periode 25 hingga 28 Juni 2025, prakiraan cuaca menunjukkan adanya potensi cuaca buruk di wilayah bagian selatan Kalteng.
“Wilayah di periode selanjutnya yang mengalami hujan intensitas tinggi antara lain Kotawaringin Barat bagian selatan, Kotawaringin Timur bagian selatan, Seruyan bagian selatan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Kapuas, dan Pulang Pisau,” ujarnya.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini terkait potensi pertumbuhan awan konvektif jenis Cumulonimbus (CB) di sejumlah wilayah. Awan ini dapat menimbulkan hujan lebat berdurasi singkat, disertai petir serta angin kencang atau bahkan angin puting beliung.
Tak hanya di daratan, kondisi cuaca buruk juga diprakirakan berpengaruh pada wilayah pesisir dan perairan selatan Kalteng.
“Tinggi gelombang laut berada di kisaran 0,5 hingga 1,5 meter, yang masuk kategori rendah hingga sedang. Meski demikian tetap harus diwaspadai, terutama bagi aktivitas nelayan dan pelayaran kecil,” tandasnya. jef











