-
PEMPROV KALTENG

PILKADA BARUT-Gubernur: Paslon Harus Siap Kalah

35
×

PILKADA BARUT-Gubernur: Paslon Harus Siap Kalah

Sebarkan artikel ini
H Agustiar Sabran
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Barito Utara (Barut), Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran menegaskan pentingnya menjaga integritas dan keamanan dalam proses demokrasi yang tengah berlangsung di Barut.

“Bagaimanapun, kami ingin Pemilu atau Pilkada di Barito Utara berjalan dengan aman, lancar, jujur, dan adil, sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat Barito Utara,” ujar Gubernur Agustiar Sabran saat diwawancara, di Palangka Raya, Rabu (25/5).

Ia juga menekankan pentingnya sikap sportif dari para peserta kontestasi dalam menerima hasil Pilkada.

“Jadi jangan ada money politic. Siap menang, harus siap kalah,” tegasnya.

Sementara itu, kedua calon bupati yang bersaing dalam PSU Pilkada Barut turut menyampaikan komitmennya untuk menjaga kondusivitas selama proses Pilkada berlangsung.

Calon Bupati Barut nomor urut 1 Shalahuddin menegaskan, jika dirinya terpilih, akan menjalankan program-program sesuai dengan visi dan misi yang telah disusun.

“Jika saya menang menjadi Bupati Barito Utara, tentu program yang akan kita jalankan adalah sesuai dengan visi dan misi yang kita buat. Itu saja. Nanti programnya bisa dibaca di medsos,” ucap Shalahuddin kepada media.

Sementara itu, calon Bupati Barut nomor urut 2 Jimmy Carter menyampaikan harapannya agar tidak ada praktik politik uang dalam pelaksanaan PSU mendatang.

“Jadi kita diminta dalam pelaksanaan PSU ini tidak melaksanakan money politic. Mudah-mudahan kedua paslon memegang teguh komitmen ini agar di Barito Utara bisa berjalan dengan lancar,” kata Jimmy.

Ia juga menegaskan pentingnya kedewasaan dalam berpolitik dan kesiapan menerima segala kemungkinan hasil akhir kontestasi.

“Dalam kontestasi itu pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Seperti yang saya katakan tadi bahwa kalau menang kedua-duanya itu tidak ada, tapi kalau kalah kedua-duanya itu ada, contohnya kemarin. Jadi kalau kita berani maju, artinya berani kalah. Dan juga yang kita harapkan pasti adalah kemenangan,” pungkas Jimmy Carter. ldw

 

-
-
-