PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID — Tak hanya bergelut dengan api, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya kali ini aktif turun ke lapangan untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat karena genangan air yang tersumbat sangat meresahkan.
Menurut laporan yang diterima oleh Call Center 112, drainase yang tersumbat menyebabkan air hujan menggenangi lantai teras rumah warga. Kejadian tersebut terjadi bertepatan dengan berlangsungnya ibadah syukuran, dimana tenda sudah terpasang dan tamu jemaat sudah mulai berdatangan.
“Air hujan langsung menggenangi teras rumah, padahal tenda acara sudah terpasang dan tamu undangan sudah mulai datang. Kami khawatir acara terganggu, untungnya petugas cepat datang dan langsung menangani,” ujar Redy, Pelapor Call Center 112, Jumat (27/6).
Menanggapi laporan tersebut, petugas langsung diterjunkan ke lokasi, untuk melakukan evakuasi agar mengurangi dampak banjir dari saluran drainase yang tersumbat.
“Kami langsung melakukan penanganan dengan membuka saluran drainase yang tersumbat. Setelah ditelusuri, memang terjadi pendangkalan pada saluran, sehingga menyebabkan air tak mengalir lancar,” ujar Sucipto, Koordinator Call Center 112.
Sucipto menyatakan bahwa penanganan sementara berhasil mengurangi genangan. Namun, untuk solusi jangka panjang, perlu dilakukan pembangunan ulang drainase dengan lebar dan kedalaman yang memadai serta terkoneksi dengan saluran pembuangan utama yang lebih besar.
“Drainase yang ada saat ini terlalu sempit dan dangkal, serta tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. Kami harap dinas terkait bisa segera menindaklanjuti dengan perencanaan teknis,” tambahnya. dte





