TAMIANG LAYANG/TABENGAN.CO.ID – Festival Nariuk ke-5 kembali digelar dengan meriah di kawasan wisata budaya Desa Pulau Patai, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Sabtu (26/7).
Ribuan pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, turut hadir memeriahkan acara tahunan yang menampilkan tradisi menombak ikan, warisan budaya khas Suku Dayak Maanyan.
Acara dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Bartim Misnohartaku, yang mewakili Bupati Bartim M Yamin. Turut hadir pula sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Pj Sekda Misnohartaku menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat serta komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya lokal.
“Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap Festival Nariuk dapat terus menjadi agenda unggulan tahunan yang mengangkat citra budaya Dayak Maanyan di tingkat nasional dan internasional, memperkuat identitas daerah, serta membuka ruang yang lebih luas bagi kunjungan wisatawan dari dalam dan luar negeri,” ujarnya.
Festival yang dipusatkan di Lubuk Tangkan atau Ulu Padang ini menampilkan lomba menombak ikan yang diikuti oleh 291 peserta. Lomba ini digelar di aliran sungai yang jernih dan alami, dan memadukan keterampilan tradisional, ketangkasan, serta semangat kebersamaan yang menjadi inti dari perayaan budaya ini.
“Selain menjadi ajang pelestarian warisan budaya, Festival Nariuk kini telah berkembang menjadi destinasi wisata budaya yang menarik perhatian luas. Kehadiran wisatawan mancanegara tahun ini menjadi bukti bahwa daya tarik tradisi lokal mampu menembus batas wilayah dan menjadi bagian dari promosi budaya daerah di tingkat global,” tuturnya.
Festival Nariuk sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkenalkan kekayaan budaya Dayak Maanyan, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat setempat. c-pea





