KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID- Antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU wilayah Kabupaten Seruyan khususnya Kuala Pembuang yang sempat terjadi beberapa hari terakhir mulai Jumat (15/8).
Pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menggelar dialog dan langkah antisipasi untuk mengatasi permasalahan ini langsung dengan pihak PT. Pertamina Patraniaga.
Kapolres Seruyan AKBP Han’s Itta Papahit, mengatakan keterlambatan distribusi BBM menjadi penyebab utama antrean yang terjadi. Namun, sejak Kamis (14/8), pendistribusian BBM telah kembali berjalan normal.
“Stok BBM saat ini sudah kembali seperti biasa bahkan kami tambah hingga 4 kali lipat dari pasokan normal. Masyarakat tidak perlu khawatir dan diimbau untuk tidak terpengaruh isu-isu yang tidak benar yang dapat memicu panic buying,” kata Kapolres.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar melapor jika menemukan oknum yang membeli BBM secara berlebihan, menyamarkan tangki, atau memodifikasi tangki untuk memperoleh pasokan lebih banyak dari yang semestinya.
“Kami akan memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Personel Polres Seruyan akan terus mengawasi dan memantau setiap SPBU hingga situasi benar-benar stabil,” tegasnya.
Dengan normalnya distribusi dan stok yang memadai, pihak kepolisian berharap masyarakat dapat beraktivitas tanpa terganggu antrean panjang di SPBU. c-zul











