Hukrim

Polres Kobar-Driver Ojol Doa Bersama untuk Affan Kurniawan

27
×

Polres Kobar-Driver Ojol Doa Bersama untuk Affan Kurniawan

Sebarkan artikel ini
Polres Kobar-Driver Ojol Doa Bersama untuk Affan Kurniawan
DOA BERSAMA-Para ojol dan personel Polres Kobat ketika melakukan doa bersama untuk Affan Kurniawan. FOTO ISTIMEWA

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Suasana haru menyelimuti halaman Mapolres Kotawaringin Barat (Kobar) pada Jumat (29/8). Puluhan driver ojek online (ojol) bersama jajaran Polres Kobar berkumpul dalam doa bersama untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, seorang driver ojol yang meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta, Kamis (28/8).

Acara doa bersama itu menjadi wujud bela sungkawa sekaligus ungkapan solidaritas dari keluarga besar Polri dan komunitas ojek online di Pangkalan Bun. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, dipenuhi rasa duka mendalam.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat utama Polres Kobar, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kobar H. Abdul Kadir, serta puluhan driver ojol yang turut larut dalam suasana keprihatinan.

Acara dibuka oleh Wakapolres Kobar Kompol Rendra Aditya Dhani yang mewakili Kapolres AKBP Theodorus Priyo Santoso. Dalam sambutannya, Kompol Rendra menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa almarhum.

“Ini menjadi duka kita bersama. Kami menyampaikan permohonan maaf dari institusi Polri. Tidak ada yang menginginkan musibah ini terjadi. Kami pun bagian dari masyarakat, namun dalam posisi sebagai anggota Polri, kami memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Ketua FKUB Kobar, H. Abdul Kadir, turut mengajak semua yang hadir untuk mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT. Doa bersama kemudian ditutup dengan pembacaan Surat Yasin dan Al-Fatihah sebagai penghormatan terakhir untuk Affan.

Dari pihak driver ojol, Afiq menyampaikan pesan penuh makna. Ia berharap tragedi ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

“Kami berharap tidak ada lagi ‘Affan berikutnya’. Kejadian ini harus menjadi refleksi bersama, agar anggota Polri lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas, dan para driver ojol juga lebih tertib di jalan. Kegiatan silaturahmi seperti ini semestinya bisa rutin dilakukan, bukan hanya saat ada musibah,” tegasnya. c-uli