SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Setelah tiga hari melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan seorang anak buah kapal (ABK) Tongkang Karya Maju yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Kampung Teluk Tewah, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Korban diketahui bernama Bagus (22), warga Pemalang, Jawa Tengah. Ia dilaporkan terjatuh ke sungai pada Kamis (28/8) sekitar pukul 17.45 WIB, saat sedang membersihkan tandon air di atas dek kapal. Usai membersihkan, korban sempat melompat ke sungai, namun tak mampu kembali ke kapal. Rekan korban yang menyaksikan kejadian itu sempat melemparkan alat apung, namun tak berhasil dijangkau. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak berwenang.
Pencarian intensif dilakukan Tim SAR Gabungan sejak laporan masuk. Pada Sabtu (30/8), tepat di hari ketiga, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 100 meter dari lokasi awal tenggelam.
“Korban terlihat mengapung di sekitar lokasi kejadian. Kami segera melakukan evakuasi dan membawanya ke RSUD dr. Murjani Sampit,” ujar Khairil, Koordinator Lapangan Basarnas.
Ia turut menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim di lapangan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat. Berkat sinergi dan dedikasi, korban akhirnya berhasil ditemukan,” ungkapnya.
Dengan ditemukannya korban dan telah dievakuasi ke rumah sakit, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Adapun unsur SAR yang terlibat antara lain Tim Rescue Pos SAR Sampit, Ditpolair Polda Kalteng, Satpolair Polres Kotim, BPBD Kotim, Polsek Cempaga, serta relawan dan masyarakat sekitar. fwa





