PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya melaksanakan razia di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sekaligus menggelar tes urine serentak bagi seluruh pegawai dan WBP. Langkah ini merupakan wujud komitmen Lapas dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari peredaran narkoba, Rabu (12/11).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Palangka Raya Hani Anggraeni, bersama seluruh jajaran petugas. Razia dilakukan menyeluruh ke setiap blok hunian untuk mendeteksi sekaligus mencegah peredaran barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
“Razia ini merupakan bagian dari deteksi dini dan langkah preventif kami untuk memastikan Lapas tetap steril dari barang-barang terlarang,” ujar Hani Anggraeni.
Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan barang berbahaya maupun narkotika. Namun, sejumlah barang yang tidak semestinya berada di kamar hunian, seperti cermin, diamankan untuk didata dan dimusnahkan.
Sebagai bentuk transparansi dan integritas, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine serentak bagi seluruh pegawai dan WBP. Hani menegaskan, tes dilakukan secara acak dan tanpa pengecualian, baik terhadap warga binaan maupun petugas lapas.
“Tes urine ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam mewujudkan lingkungan kerja dan pembinaan yang bersih dari narkoba,” tegasnya.
Proses pengambilan sampel dilakukan di bawah pengawasan langsung Kalapas dan petugas kesehatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh sampel dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.
“Kami tidak akan berhenti di sini. Lapas Perempuan Palangka Raya akan terus melaksanakan langkah-langkah progresif untuk menjaga lingkungan yang kondusif, tertib, dan bebas dari narkoba,” pungkasnya. mak





