MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID – Tuan rumah Kabupaten Barito Utara (Barut) mencatat prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) 2025.
Ajang bergengsi yang berlangsung sejak 16-21 November, resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo, di Muara Teweh, Jumat (21/11) malam. Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesuksesan Barut sebagai tuan rumah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi, kami menyampaikan apresiasi dan kebanggaan yang luar biasa kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang telah mempersiapkan dan menyelenggarakan MTQH tahun 2025 ini dengan sangat baik dan semarak,” puji Wagub Edy.
Ia menambahkan, penyelenggaraan MTQH tidak hanya tentang perlombaan, tetapi juga tentang penghayatan nilai-nilai Alquran. “Kita telah menyaksikan tidak hanya keindahan lantunan ayat suci, tetapi juga cerminan kecintaan yang mendalam terhadap nilai-nilai qurani,” ujarnya.
Wagub juga menyampaikan selamat kepada seluruh peraih juara. Bagi yang belum berhasil, ia berpesan untuk tidak patah semangat dan menjadikan pengalaman ini sebagai batu loncatan untuk prestasi yang lebih gemilang.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Bupati Barut H Shalahuddin melaporkan, sebanyak 1.188 kafilah mengikuti MTQH tahun ini, meningkat dari tahun sebelumnya. Terdapat 9 cabang lomba yang dipertandingkan, disertai kegiatan pendukung seperti pasar rakyat, pameran, dan Seminar Cinta Quran.
Dewan Hakim mengumumkan peserta terbaik dari seluruh cabang perlombaan. Kabupaten Barito Utara berhasil meraih Juara Umum MTQH XXXIII Tahun 2025, disusul Kabupaten Kotawaringin Timur di posisi kedua dan Kabupaten Murung Raya di posisi ketiga. Kota Palangka Raya dinobatkan sebagai Kafilah Terbaik pawai taaruf, sementara Kabupaten Barito Utara meraih predikat Stand Pameran Terbaik.
Usai pengumuman, Wagub Edy Pratowo bersama Kakanwil Kemenag Kalteng menyerahkan Piala Tetap Gubernur Kalteng kepada Bupati Barito Utara.
Acara penutupan yang dihadiri unsur Forkopimda Provinsi, para Bupati/Wali Kota, dan kepala perangkat daerah ini, dimeriahkan oleh penampilan spesial Band Wali. Lantunan lagu-lagu religi yang dibawakan grup musik terkenal itu sukses menutup rangkaian acara dengan suasana yang khusyuk sekaligus meriah, mengukuhkan kesuksesan Barut di dua front sekaligus: sebagai tuan rumah dan juara umum.
Menyambut keberhasilan tersebut, Bupati Barut H Shalahuddin langsung mendatangi pemondokan kafilah di Hotel Walet Muara Teweh, Sabtu (22/11). Kunjungan ini menjadi momen spesial dengan pengumuman penghargaan luar biasa dari Pemkab setempat.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi membanggakan, Bupati mengumumkan pemberian bonus ratusan juta rupiah dan paket umrah untuk para juara.
“Ini adalah bentuk penghargaan kami kepada kafilah atas prestasi yang telah diraih. Kami berharap bonus ini dapat memotivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan menjadi teladan bagi masyarakat lainnya,” tegas Bupati Shalahuddin.
Penghargaan istimewa ini disambut antusias oleh seluruh anggota kafilah. Pemberian umrah dinilai tidak hanya sebagai apresiasi duniawi, tetapi juga sebagai bentuk perhatian terhadap pembangunan spiritual para qari dan qariah.
Tak berhenti pada pemberian penghargaan, Bupati juga mendorong seluruh kontingen untuk terus berbenah. “Kita harus terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar bisa tampil terbaik di tingkat nasional bahkan internasional. Pemerintah siap mendukung penuh perjuangan ini,” imbuhnya. c-old/rmp





