KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – PSHT Cabang Kapuas Pusat Madiun, menggelar Kejuaraan Pencak Silat PSHT Cup III Tahun 2025.
Pagelaran ini sebagai ajang bergengsi pencak silat di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung.
Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, membuka kegiatan yang berlangsung di Citimall Kuala Kapuas ini, berlangsung selama 3 hari 19-21 September 2025.
Wiyatno menyampaikan, apresiasi kepada jajaran pengurus PSHT Cabang Kapuas, yang telah menggelar event bergengsi tersebut.
“PSHT Cup bukan hanya wujud kecintaan terhadap pencak silat, tetapi juga kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga di Kapuas. Saya berharap, event ini akan lahir atlet-atlet pencak silat handal dari Kabupaten Kapuas, yang mampu mengharumkan nama daerah kita ditingkat provinsi bahkan nasional,” pesannya.
Bupati juga berpesan, seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas, menampilkan kemampuan terbaik dengan sikap kesatria, saling menghargai, dan menjadikan setiap pertandingan sebagai ajang mempererat persaudaraan.
“Kejuaraan ini juga menumbuhkan budaya hidup sehat melalui olahraga. Oleh karena itu, saya berharap PSHT Cup dapat digelar secara berkelanjutan, dengan skala yang semakin besar dimasa mendatang,” lanjutnya.
Ia mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan seni bela diri pencak silat, sebagai warisan budaya bangsa yang patut dijaga dan dilestarikan.
“Saya mengajak seluruh warga PSHT untuk selalu memupuk rasa persaudaraan, baik dengan sesama warga PSHT, maupun perguruan pencak silat lainnya.
Junjunglah falsafah luhur, ”Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung,” sebagai pedoman sikap dalam kehidupan bermasyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Kapuas, Agus Ali Mahfudin, menjelaskan, sejak berdiri pada 2011, PSHT Kapuas terus berkembang pesat, dan kini memiliki 13 ranting, serta 2 komisariat dengan total anggota sekitar 2.600 orang.
“Warga Setia Hati Terate berkomitmen bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak luhur, menjunjung kebenaran, berjiwa patriot, serta ikut membangun Kabupaten Kapuas yang kita banggakan,” ujarnya kemaren
Kejuaraan tahun ini diikuti oleh 155 atlet dari 11 ranting dan 1 komisariat. Nomor yang dipertandingkan meliputi remaja putra-putri, dewasa putra-putri, serta kategori seni untuk tingkat muda, remaja, dan dewasa.
Perwakilan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kapuas, turut mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan ini sebagai ajang pembinaan atlet daerah.c-hr











