PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Meski Sekretaris Daerah definitif baru saja dilantik, Pemerintah Kota Palangka Raya masih memiliki pekerjaan rumah besar, terdapat sejumlah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang belum memiliki pejabat definitif. Namun, kekosongan itu segera diisi melalui seleksi terbuka.
Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini menyampaikan, seleksi tersebut dirancang untuk menyaring Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaik dari berbagai instansi.
“Di Kota Palangka Raya masih ada sekitar 12 jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang kosong. Itu nanti akan kita lakukan seleksi terbuka,” katanya Kamis (11/12).
Menurutnya, proses seleksi saat ini menunggu waktu pelaksanaan yang tepat. Menjelang akhir tahun, agenda pemerintah cukup padat sehingga Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) masih menyesuaikan jadwal.
“Karena akhir tahun ini kesibukan cukup luar biasa, BKPSDM masih mencari waktu yang tepat. Tapi harapannya semakin cepat semakin bagus,” sebutnya.
Achmad Zaini menargetkan, pengisian jabatan tersebut dapat dilakukan pada awal tahun 2026, sejalan dengan bergulirnya tahun anggaran baru.
“Harapan Pak Wali, Januari atau Februari sudah bisa terisi. APBD juga sudah baru, sehingga kalau kepala dinasnya sudah definitif akan lebih mudah mengawal program,” imbuhnya.
Saat ini, sejumlah posisi strategis masih dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt), termasuk di Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, BKPSDM, Dinas Lingkungan Hidup, dan BPBD, serta beberapa jabatan lainnya. Kekosongan itu umumnya terjadi karena pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun.
“Karena banyak yang pensiun, jabatan-jabatan itu kosong dan harus diisi secara estafet,” jelasnya.
Seleksi terbuka tersebut nantinya memberi peluang bagi ASN dari berbagai instansi yang memenuhi syarat. Diperkirakan, mayoritas peserta berasal dari jajaran pejabat administrator.
“Seleksi terbuka ini terbuka bagi ASN yang memenuhi syarat, dan kemungkinan pesertanya banyak berasal dari kalangan pejabat administrator,” tandas Zaini. nws





