PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya secara resmi meresmikan Lampang Tandang Art Museum, yang dirangkaikan dengan pameran seni rupa dan lukisan, bertempat di Jalan Bajau Ranju No. 21, Senin (15/12). Kehadiran museum ini diharapkan menjadi destinasi kreatif baru sekaligus ruang ekspresi bagi para seniman dan masyarakat Kota Palangka Raya.
Peresmian tersebut dilakukan oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lampang Tandang merupakan salah satu ruang kreatif yang memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan seni dan budaya di daerah.
Menurutnya, kehadiran museum ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan ruang publik yang mendorong tumbuhnya kreativitas masyarakat.
“Lampang Tandang ini merupakan salah satu ruang destinasi kreatif Kota Palangka Raya. Peresmiannya menjadi bagian dari upaya kita menghadirkan ruang ekspresi bagi para pelaku seni, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati karya seni,” ujarnya.
Ia menuturkan, keberadaan ruang seni rupa seperti Lampang Tandang patut diapresiasi, mengingat tidak banyak tempat yang secara khusus mewadahi bakat dan potensi seni, terutama seni rupa. Oleh karena itu, pembukaan museum ini dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat ekosistem seni dan budaya di Kota Palangka Raya.
“Hari ini kita melihat Lampang Tandang telah resmi dibuka dan diisi dengan berbagai karya, mulai dari seninhingga lukisan. Ini menjadi bukti bahwa ruang ini hidup dan mampu menjadi wadah ekspresi yang beragam,” tuturnya.
Lebih lanjut, Achmad Zaini menilai seluruh karya yang dipamerkan memiliki makna yang kuat. Sebagian besar karya menampilkan visualisasi peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam serta kehidupan masyarakat sekitar.
Melalui visualisasi tersebut, karya-karya seni yang ditampilkan dinilai mampu membangkitkan kepekaan, kegelisahan, sekaligus mengajak pengunjung untuk merenungkan makna kehidupan.
“Karya-karya ini tidak hanya indah secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan yang dalam tentang relasi manusia dengan alam dan lingkungan sosialnya,” lanjutnya.
Zaini menyampaikan apresiasi kepada para seniman dan pengelola Lampang Tandang yang telah berinisiatif menghadirkan ruang seni tersebut.
Ia berharap museum ini dapat dikelola secara berkelanjutan dan menjadi wadah bagi seniman lokal untuk terus berkarya serta berkontribusi dalam memajukan seni dan budaya daerah.
“Kami yang lahir dan tumbuh bersama Kota Palangka Raya tentu sangat mengapresiasi kehadiran ruang ini. Harapannya, Lampang Tandang dapat menjadi wadah berkelanjutan bagi para seniman lokal untuk berkarya dan memperkaya khazanah seni budaya kota,” ungkapnya.
Sementara itu, Pemilik Museum Lampang Tandang, Pebruarison Lampang S. Tandan, menjelaskan bahwa pendirian museum ini bertujuan untuk melestarikan karya seni agar dapat diwariskan dari generasi ke generasi.
Ia menekankan pentingnya membangun jejaring yang berkesinambungan antara seniman, komunitas, dan masyarakat.
“Museum seni ini kami hadirkan untuk melestarikan karya, agar dari generasi ke generasi ada jaringan yang tidak terputus dan dapat saling bersinergi. Dengan sinergi tersebut, ke depan kita bisa menciptakan momen-momen yang lebih keren lagi untuk Kota Palangka Raya,” jelasnya.
Dengan diresmikannya Musemum Art Lampang Tandang, diharapkan Kota Palangka Raya tidak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan dan pendidikan, tetapi juga sebagai kota yang memberi ruang luas bagi perkembangan seni, budaya, dan kreativitas masyarakat. dte





