Kapolda: 1.674 Personel Gabungan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Lilin Telabang Tahun 2025, di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Palangka Raya, Kamis (18/12).
Gubernur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rakor sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberikan pelayanan publik yang humanis, responsif, profesional, dan berbasis kolaborasi lintas sektoral.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyambut baik terlaksananya Rapat Koordinasi ini sebagai komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin humanis, responsif, profesional, dan berbasis kolaborasi lintas sektoral,” ujar Agustiar Sabran dalam sambutannya.
Gubernur menjelaskan, perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan momentum penting yang tidak hanya bernilai keagamaan dan pergantian tahun, tetapi juga ditandai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta potensi kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dunia usaha, serta peran aktif masyarakat sebagai kunci keberhasilan operasi tersebut.
Menutup sambutannya, Agustiar Sabran berharap Operasi Lilin Telabang Tahun 2025 dapat berjalan sukses sesuai dengan tema Rakor “Mewujudkan Paradigma Baru Pelayanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Semangat Transformasi Polri.”
“Semoga Operasi Lilin Telabang Tahun 2025 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkasnya
Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, dalam paparannya menyampaikan bahwa Operasi Lilin Telabang 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Sebanyak 1.674 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari 106 personel Polda Kalteng, 604 personel Polres jajaran, serta 964 personel dari instansi terkait.
Untuk mendukung kelancaran pengamanan, Polda Kalteng menyiapkan 32 pos yang tersebar di titik-titik strategis, meliputi 18 pos pelayanan, 14 pos pengamanan, serta pos terpadu.
Rakor lintas sektoral tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara Polda Kalteng dan sejumlah instansi, yakni Basarnas Palangka Raya, BNNP Kalteng, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, serta BPOM Palangka Raya. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama masa libur Nataru.
“Operasi ini dilaksanakan dalam rangka pengamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat, baik saat pelaksanaan ibadah Natal, aktivitas masyarakat di luar gereja, hingga perayaan malam pergantian tahun,” ujarnya.
Ia menegaskan, evaluasi Operasi Lilin pada tahun-tahun sebelumnya menjadi bahan penting dalam penyusunan strategi pengamanan tahun ini.
“Melalui evaluasi tersebut, kekurangan dan kendala yang terjadi pada tahun lalu dapat kita perbaiki, sehingga pelaksanaan Operasi Lilin Telabang 2025 dapat berjalan lebih maksimal,” katanya.
Kapolda juga mengungkapkan, berdasarkan data tahun 2023 dan 2024, angka kecelakaan lalu lintas saat Operasi Lilin mengalami peningkatan, khususnya korban luka berat dan luka ringan, meski jumlah korban meninggal dunia menurun.
“Harapan kita, pada pelaksanaan Operasi Lilin tahun ini angka kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan,” ucapnya.
Berdasarkan hasil pemetaan, Polda Kalteng mencatat terdapat 42 lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dan 35 titik rawan kemacetan. Selain itu, aparat juga mengantisipasi potensi bencana alam dengan memetakan 12 fwa/ldw





