-
Spirit Kalteng

Mulai 12 Januari 2026, Kobar Berlakukan Sekolah 5 Hari 

297
×

Mulai 12 Januari 2026, Kobar Berlakukan Sekolah 5 Hari 

Sebarkan artikel ini
Kadis Dikbud Kab.Kobar M.Alamsyah
-

PANGKLAN BUN/TABENGAN.CO.ID-Terhitung tanggal 12 Januari 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Dikbud) Kotawaringin Barat (Kobar) mulai memberlakukan pelaksanaan 5 hari sekolah. Hal tersebut sesuai dengan  SK Dikbud Kabupaten Kobar Nomor 421.3/41/Sekr/Dikbud, yang diterbitkan pada 7 Januari 2026.

Kepala Dinas Dikbud Kobar Muhammad Alamsyah mengatakan, program sekolah 5 hari di wilayah Kobar telah melalui proses yang panjang. Berproses sejak Agustus 2025 melalui berbagai tahapan, antara lain Forum Konsultasi Publik dan Rapat Dengan Pendapat (RDP), serta Diskusi khusus bersama Komisi A DPRD Kobar.

“Sebelum dimulainya program ini, kami pun telah melakukan sosialisasi perihal program belajar 5 hari,  dan untuk menerapkan program ini tidak semudah membalikkan tangan, diperlukan  berbagai kajian yang harus dibahas bersama,” kata Alamsyah.

Bahkan dalam berbagai pembahasan, lanjut dia,  progam ini mendapat respons pro dan kontra baik dari kalangan DPRD maupun tokoh masyarakat. Alhamdulillah setelah merumuskan berbagai kajian dan pendapat program 5 hari sekolah yang sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017, akhirnya mendapat dukungan dari berbagai pihak, khususnya DPRD Kobar.

Menurut Alamsyah, tujuan 5 hari sekolah adalah untuk meningkatkan mutu pembelajaran, mengembangkan karakter, mengoptimalkan pendidikan holistic,  mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Selain itu, program sekolah 5 hari ini mengurangi risiko pergaulan negatif dengan memastikan peserta didik berada dalam lingkungan sekolah yang kondusif dan terawasi, mendukung pelaksanaan kebijakan pendidikan nasional dan meningkatkan peran sekolah sebagai pusat pembinaan peserta didik.

“Pada prinsipnya program sekolah 5 hari ini manfaatnya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penguatan pendidikan karakter, pengembangan minat dan bakat peserta didik,  lingkungan belajar yang aman dan kondusif, serta  optimalisasi peran guru dan sekolah sehingga  efektivitas pengasuhan bagi orang tua semakin bagus,” ujar Alamsyah.

Selain itu, tambah Alamsyah, program sekolah 5 hari ini berguna untuk penguatan budaya sekolah semakin solid, termasuk peningkatan kesiapan peserta didik menghadapi tantangan masa depan dan dapat mengurangi kejenuhan. c-uli

 

-
-
-