Hukrim

Alpa Kerja 4 Hari, Pria Ditemukan Tewas Membusuk

287
×

Alpa Kerja 4 Hari, Pria Ditemukan Tewas Membusuk

Sebarkan artikel ini
Alpa Kerja 4 Hari, Pria Ditemukan Tewas Membusuk
TEWAS-Kondisi D alias Bang Didi ketika ditemukan tewas membusuk. FOTO ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Suasana tenang di permukiman Jalan Tilung VI, Kelurahan Menteng, mendadak berubah menjadi geger pada Rabu (14/1). Seorang pria yang tinggal seorang diri ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya setelah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas.

Korban diketahui berinisial D, yang sehari-hari disapa Bang Didi, ditemukan dalam kondisi telentang dan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 10.30 WIB. Penemuan tersebut bermula dari kekhawatiran rekan kerja korban yang mendapati korban tidak masuk kerja selama empat hari tanpa kabar.

Salah seorang rekan kerja korban, Ahmad Widodo, mengatakan bahwa korban dikenal jarang absen dan selalu memberi kabar jika berhalangan masuk kerja. Ketika korban tak kunjung muncul hingga hari keempat, ia bersama pimpinan memutuskan mendatangi rumah korban.

“Kami datang untuk memastikan keadaannya dan sekaligus membawa makanan. Tapi begitu sampai, sudah tercium bau tidak sedap dari arah pintu rumah,” ujar Widodo.

Selain bau menyengat, Widodo juga melihat banyak lalat beterbangan di sekitar pintu rumah. Upaya memanggil korban dan mengetuk pintu tidak mendapat respons, meskipun suara televisi terdengar masih menyala dari dalam rumah.

“Saya panggil namanya dan gedor pintunya tidak menyahut, tetapi suara televisi terdengar sampai keluar,” katanya.

Merasa ada kejanggalan, Widodo berinisiatif masuk melalui bagian belakang rumah. Saat berada di dalam, bau yang sebelumnya menyengat justru berkurang. Namun, ia mendapati korban sudah tergeletak tak bernyawa di dalam rumah.

“Posisinya telentang dan sudah tidak bergerak. Saya langsung keluar dan memanggil warga,” tuturnya.

Warga sekitar kemudian menghubungi pihak kepolisian. Aparat yang datang ke lokasi langsung melakukan pengecekan awal serta mengamankan tempat kejadian perkara. Proses evakuasi jenazah dilakukan dengan pengawalan petugas.

Sejumlah keluarga korban terlihat berdatangan ke rumah duka setelah mendapat kabar tersebut. Tangis kerabat pecah saat jenazah hendak dibawa, sementara warga sekitar tampak membantu dan memberi dukungan moril kepada keluarga.

Sementara itu, berdasarkan keterangan warga sekitar, korban terakhir kali terlihat sekitar dua hari sebelum ditemukan meninggal dunia. Saat itu, korban masih sempat berjalan kaki di sekitar lingkungan rumah seperti biasa.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit. dte