-
Spirit Kalteng

Mesin ATM BSI di Pandu Sanjaya Dibongkar Maling, Diduga Gunakan Mesin Las

326
×

Mesin ATM BSI di Pandu Sanjaya Dibongkar Maling, Diduga Gunakan Mesin Las

Sebarkan artikel ini
DIBONGKAR MALING-Lokasi mesin ATM BSI yang dibobol sekelompok maling di kawasan KUD Karya Tani, Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kobar. FOTO TABENGAN/YULIANTINI
-

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Warga Kecamatan Pangkalan Lada geger dengan adanya peristiwa pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Syariah Indonesia (BSI) yang berada di kawasan KUD Karya Tani, Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat. Pembobolan mesin ATM BSI terjadi pada Senin (2/2) dini hari.

Peristiwa pembobolan mesin ATM BSI itu pertama kali diketahui oleh karyawan KUD Karya Tani. Karyawan tersebut menyadari kondisi mesin ATM dalam keadaan sudah  rusak dan hangus.

Melihat kejadian tersebut, karyawan KUD Karya Tani pun langsung melaporkan kepada Kepala Desa Pandu Senjaya, dan kemudian diteruskan ke pihak Bank BSI serta aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga menggunakan alat las untuk membobol brankas mesin ATM. Hal itu terlihat dari kondisi ATM yang mengalami kerusakan parah dengan bekas hangus di beberapa bagian. Polisi menduga pelaku beraksi lebih dari satu orang.

Hingga saat ini, jumlah uang yang berhasil dibawa kabur masih belum diketahui secara pasti. Namun, menurut sumber di lapangan, mesin ATM tersebut diketahui baru saja diisi uang oleh petugas bank pada siang hari sebelumnya, dengan nominal diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Seorang warga setempat yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, lokasi ATM tersebut biasanya ramai oleh aktivitas warga. Namun saat kejadian, kondisi hujan membuat kawasan menjadi sepi, sehingga diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

“Tadi malam hujan, sepi sekali. Biasanya banyak orang nongkrong di sini,” ujarnya.

Peristiwa ini kini dalam penanganan pihak kepolisian, dan garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan. Aparat masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. uli

-
-
-