PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran menegaskan, program rumah layak huni yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalteng tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penanganan banjir maupun abrasi, khususnya di wilayah bantaran sungai di Kalteng.
Agustiar mengatakan, program tersebut diselaraskan dengan kebijakan perumahan layak huni yang menyasar masyarakat yang benar-benar berhak menerima, tanpa membedakan latar belakang apa pun. Ia meminta masyarakat bersabar karena program ini akan dilaksanakan secara bertahap dengan perencanaan yang matang agar penyalurannya merata ke seluruh kabupaten dan kota di Kalteng.
“Program rumah layak huni ini juga berkaitan dengan penanganan banjir, terutama di daerah pinggiran sungai. Namun untuk pelaksanaannya mohon bersabar dulu, karena semua harus dipastikan dengan baik. Nanti akan ada format yang lebih mantap supaya pembagiannya ke kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah bisa tergulir dengan baik,” kata Agustiar, di Palangka Raya, baru-baru ini.
Gubernur menegaskan, program tersebut tidak diperuntukkan bagi kelompok, golongan, atau pihak tertentu. Menurutnya, prinsip utama pemerintah adalah keadilan dan ketepatan sasaran.
“Program kami tidak untuk kelompok tertentu, bukan untuk golongan tertentu, apalagi suku atau agama tertentu. Ini untuk semua masyarakat yang memang berhak menerimanya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Agustiar menekankan pentingnya menjaga kerukunan, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kalteng. Ia menyebut dirinya sebagai pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama dan kepercayaan.
“Saya ini adalah Bapak bagi masyarakat Kalimantan Tengah, bukan untuk agama tertentu saja. Ada acara di gereja kami datang, ada acara di masjid kami datang. Ini semua untuk menjaga keragaman, toleransi, dan kebersamaan. Kalau keragaman di Kalimantan Tengah rusak, itu justru akan menghancurkan kita semua,” ujarnya.
Ia berharap, dengan semangat kebersamaan dan saling mendukung, program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kalteng.
“Kita bisa bertahan sampai sekarang karena kebersamaan dan keberagaman itu terjaga. Itu yang harus terus kita rawat bersama,” pungkas Agustiar. ldw





