PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Kalteng Herson B Aden melakukan pertemuan dengan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni serta Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, di Kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta Pusat, Selasa (4/2).
Pertemuan ini membahas arah kebijakan pengelolaan hutan yang tidak hanya berorientasi pada aspek konservasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan hutan.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalteng berkomitmen mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat. Menurutnya, hutan harus dikelola secara bijak agar dapat menjadi sumber kehidupan sekaligus tetap terjaga kelestariannya.
“Pengelolaan hutan di Kalimantan Tengah harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan. Untuk itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi sangat penting,” ujar Agustiar.
Ia menambahkan, koordinasi yang intensif dengan Kementerian Kehutanan diperlukan agar kebijakan yang diambil sejalan dengan kondisi dan kebutuhan daerah.
“Kami berharap kebijakan pusat dapat diimplementasikan secara efektif di daerah, dengan tetap memperhatikan kearifan lokal dan kepentingan masyarakat,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan hutan dan upaya pelestarian lingkungan. ldw











