-
PEMPROV KALTENG

Targetkan Jalan Bebas Lubang, Gubernur Instruksikan Bupati Gotong Royong

294
×

Targetkan Jalan Bebas Lubang, Gubernur Instruksikan Bupati Gotong Royong

Sebarkan artikel ini
PENYERAHAN SEMBAKO– Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo Sosialisasi Kartu Huma Betang bersama Insan Pers, Ormas Adat dan Keagaaman di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa (10/4) FOTO TABENGAN/YULIANUS
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H Agustiar Sabran, menegaskan, komitmennya untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi di seluruh wilayah Kalteng, menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Ia menekankan, tidak ingin melihat adanya jalan provinsi yang berlubang karena dapat membahayakan masyarakat, khususnya saat arus mudik Lebaran.

“Saya tidak mau sebelum Lebaran masih ada jalan provinsi yang berlubang. Jangan sampai ada lubang. Kalau ada masalah harus segera kita perbaiki,” ujar Agustiar di Palangka Raya, Selasa (10/3/2026).

Mempercepat penanganan kerusakan jalan, Agustiar juga menginstruksikan para bupati di sejumlah wilayah, bersama-sama melakukan gotong royong memperbaiki ruas jalan yang menjadi akses penting masyarakat.

“Saya sudah bagi beberapa bupati, supaya kita gotong royong melakukan perbaikan jalan. Yang penting sebelum Lebaran masyarakat bisa melintas dengan aman dan nyaman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng, Prof Juni Gultom, menanggapi, adanya pemberitaan yang menyebut Kalteng sebagai provinsi dengan jalan rusak terpanjang di Indonesia.

Ia mengatakan, pemerintah provinsi terus melakukan perbaikan, dan peningkatan kualitas jalan provinsi di berbagai wilayah, termasuk pada jalur strategis di poros tengah dan poros selatan Kalteng.

“Penanganan jalan provinsi kita lakukan di berbagai ruas strategis, baik di poros tengah maupun poros selatan. Sekarang hampir semua ruas kita lakukan perbaikan,” ujarnya.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, total panjang jalan provinsi di wilayah tersebut mencapai sekitar 1.218,63 kilometer. Dari jumlah tersebut, sepanjang 1.064 kilometer atau sekitar 87,33 persen sudah dalam kondisi mantap pada tahun 2025. Sementara sisanya sekitar 12,67 persen masih memerlukan penanganan dan peningkatan kualitas.

Adapun sejumlah ruas jalan strategis yang menjadi target peningkatan pada tahun 2026, antara lain ruas Kuala Pembuang-Teluk Segintung, Kereng Pakahi-Kampung Melayu, Parenggean-Tumbang Sangai, Sampit-Samuda, Samuda-Ujung Pandaran, Sepaku-Perigi, Patung-Hayaping, Bawan-Kuala Kurun, Bukit Liti-Bawan, Simpang Pundu-Tumbang Samba, Rikut Jawi-Tabak Kanilan, serta Gadabung Kiri Desa Terusan Kapuas.ldw/redded

 

-
-
-