KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID-Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda listrik dan dua sepeda motor terjadi di kawasan dekat Islamic Center, Kabupaten Seruyan. Dalam peristiwa tersebut, tiga anak yang mengendarai sepeda listrik menjadi korban, dengan dua orang dilaporkan meninggal dunia dan beberapa lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit, Kamis (12/3/2026).
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi menjelaskan, insiden bermula saat sepeda listrik yang ditumpangi tiga anak melintas dari arah depan Islamic Center. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang dua sepeda motor yang dikendarai oleh orang dewasa.
“Pada saat anak yang menggunakan sepeda listrik itu putar balik, tertabrak oleh sepeda motor yang pertama. Kemudian sepeda motor yang kedua dari belakang menabrak lagi sepeda motor yang di depannya,” ujar AKBP Beddy Suwendi.
Akibat benturan tersebut, sejumlah korban mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan laporan sementara yang diterima kepolisian dari petugas di rumah sakit, dua korban dinyatakan meninggal dunia.
“Saat ini kami mendapatkan laporan dari anggota yang ada di rumah sakit, dua orang meninggal dunia, kemudian tiga masih di IGD,” katanya.
Ia menambahkan, sepeda listrik tersebut ditumpangi oleh tiga anak yang masih berusia sangat muda. Informasi awal yang diterima kepolisian menyebutkan usia mereka masing-masing sekitar 9 tahun, 10 tahun, dan 12 tahun.
“Sepeda listrik itu tiga orang anak. Jadi informasi pertama yang saya dapatkan tadi itu umur 9 tahun, 10 tahun, dan 12 tahun,” ungkapnya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak kepolisian akan melakukan pengecekan langsung ke rumah sakit bersama unsur Forkopimda untuk memastikan kondisi para korban sekaligus melakukan penanganan lebih lanjut terhadap peristiwa tersebut.
“Setelah ini kami akan langsung mengecek ke sana bersama Forkopimda untuk melihat bagaimana kondisi terakhir korban yang ada di rumah sakit,” jelasnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan penggunaan sepeda listrik oleh anak-anak dan tidak membiarkan mereka mengendarainya di jalan raya.
“Kami harapkan kepada orang tua yang ada di rumahnya, tolong diperhatikan lagi anak-anaknya yang menggunakan sepeda listrik, agar tidak memasuki jalan raya,” tegasnya. zul/red











