PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran agar tetap berhati-hati selama perjalanan. Selain memastikan kesiapan infrastruktur jalan, pemerintah juga meminta para pemudik menjaga keselamatan diri serta memperhatikan kondisi rumah yang ditinggalkan.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa pemerintah berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan tidak terpancing emosi selama di perjalanan.
“Ya nanti, insya Allah tanggal 17–18 nanti beri gratis ya. Tapi bagi yang akan mudik harus hati-hati dalam perjalanan. Jangan sampai pulang mengikuti emosi. Jaga kesehatan dan hati-hati,” kata Agustiar, Jumat (13/3).
Ia menambahkan bahwa situasi keamanan juga harus menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi mereka yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong selama mudik Lebaran.
“Apalagi situasi kondisinya begini kan, setelah tidak menentu begini pasti banyak orang yang ingat jahat dengan kita. Hati-hati ya, semoga sampai dalam perjalanan. Terus yang ditinggal juga rumahnya, pasti tetap ada tangga kalau dikosongkan, salah satunya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengatakan pemerintah hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan Idulfitri, termasuk dalam menghadapi arus mudik.
Ia menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran arus mudik, khususnya terkait kesiapan infrastruktur jalan yang akan dilalui para pemudik.
“Imbauannya tentu mengajak masyarakat selama melaksanakan Idul Fitri tahun ini bisa tenang melaksanakan arus mudik, karena pemerintah hadir di tengah masyarakat. Slogannya memang begitu, kita berangkat untuk memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat,” ujar Edy.
Menurutnya, berbagai persiapan terus dilakukan, termasuk koordinasi dengan pihak balai jalan dan pemerintah daerah guna memastikan kondisi jalan tetap layak dilalui.
“Kemudian infrastruktur juga koordinasi kita sudah dilakukan dengan teman-teman balai maupun provinsi. Kita betul-betul memperhatikan jalan-jalan yang dilalui untuk arus mudik para pengguna ini, paling tidak fungsional, jangan sampai ada yang berlubang,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap dengan kesiapan infrastruktur dan imbauan keselamatan tersebut, masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan selamat hingga sampai ke tujuan.(Ldw).











