-
PEMPROV KALTENG

Gubernur Pantau Arus Mudik di Bandara Tjilik Riwut

186
×

Gubernur Pantau Arus Mudik di Bandara Tjilik Riwut

Sebarkan artikel ini
MUDIK-Gubernur Kalteng Agustiar Sabran meninjau arus mudik di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Sabtu (14/3/2026). FOTO TABENGAN/YULIANUS
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Arus mudik Lebaran di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya mulai mengalami peningkatan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pengelola bandara memastikan pelayanan, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran meninjau langsung kesiapan arus mudik dan memastikan fasilitas serta pelayanan bagi pemudik berjalan dengan baik.

Agustiar mengatakan, pemerintah ingin memastikan seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat merasakan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan.

“Kami memang tahu hari ini sudah mulai terasa arus mudiknya. Banyak masyarakat yang memilih mudik lebih awal. Hari-hari berikutnya kemungkinan akan semakin meningkat,” ujarnya, di Palangka Raya, Sabtu (14/3/2026).

Ia menegaskan, pemerintah hadir untuk memastikan kelancaran arus mudik serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

“Kami ingin memastikan kelancarannya dan kenyamanannya. Tentunya kami juga mengingatkan para pemudik agar berhati-hati selama perjalanan, termasuk menjaga barang-barang berharga agar tidak memancing tindakan kejahatan,” katanya.

Menurut Agustiar, jika perjalanan mudik berjalan aman dan lancar, maka masyarakat dapat merayakan momen Lebaran dengan bahagia bersama keluarga.

“Kami ingin masyarakat yang mudik itu bahagia dan aman. Kalau sudah aman, pasti bahagia dan perjalanan juga lancar,” ucapnya.

Gubernur juga mengingatkan masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik agar memperhatikan aspek keamanan lingkungan.

“Kira-kira puncaknya mungkin tanggal 18. Jadi sekitar tanggal 17 sampai 18 itu diperkirakan menjadi puncak arus mudik,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan mengatakan peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir.

“Untuk perkembangan arus mudik di Bandara Tjilik Riwut, hari ini sudah mulai terasa. Ada kenaikan sekitar 5 sampai 7 persen dibanding hari biasa,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pada hari normal pergerakan penumpang berkisar antara 2.000 hingga 2.200 orang dengan frekuensi sekitar 22 penerbangan per hari.

“Kalau di hari biasa frekuensi penerbangan mencapai 22 pergerakan dengan jumlah penumpang sekitar 2.000 sampai 2.200 orang. Kemarin kita tutup dengan angka sekitar 2.400 penumpang dan hari ini diprediksi naik lagi menjadi sekitar 2.500 orang,” jelasnya.

Pihak bandara memprediksi puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran, yakni 18 Maret, dengan jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 4.100 orang.

Adapun rute penerbangan yang paling banyak diminati pemudik adalah menuju Jakarta dan Surabaya. Selain itu, tersedia juga penerbangan ke Semarang dan Yogyakarta. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, maskapai juga menambah penerbangan tambahan.

“Kita memiliki extra flight dari maskapai Batik Air mulai tanggal 13 hingga 19 Maret dengan tujuan Jakarta,” jelasnya.

Meski terjadi peningkatan penumpang, Darmawan menyebut jumlah pergerakan penumpang tahun ini masih sedikit lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu. ldw/red

 

 

-
-
-