Spirit Kalteng

Antrean BBM Makin Panjang, Pemko Kumpulkan Semua Pihak Malam Ini

111
×

Antrean BBM Makin Panjang, Pemko Kumpulkan Semua Pihak Malam Ini

Sebarkan artikel ini
Foto : Tim gabungan memasang spanduk imbauan di kawasan SPBU Kota Palangka Raya, Kamis (7/5/2026) malam, guna mengedukasi masyarakat agar tidak panik terhadap isu kelangkaan BBM. Foto tabengan/Dirmantio Evendy

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Kota Palangka Raya bergerak cepat merespons polemik antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan terjadi di berbagai SPBU. Pemko dijadwalkan menggelar rapat koordinasi penting pada Jumat (8/5) malam pukul 19.00 WIB di Ruang Rapat Peteng Karuhei I.

Rapat ini akan dipimpin langsung oleh Wali Kota bersama jajaran pimpinan daerah, dan melibatkan berbagai pihak strategis, termasuk DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga pihak Pertamina dan pengelola SPBU se-Kota Palangka Raya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, membenarkan rencana tersebut.

“Rapat koordinasi nanti hasilnya,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi Tabengan, Jumat (8/5).

Saat ditanya lebih lanjut apakah pembahasan akan mengarah pada hasil inspeksi mendadak (sidak) yang sebelumnya dilakukan oleh Pemko bersama Satpol PP Kalimantan Tengah dan Pertamina, Samsul tidak merinci secara spesifik. Namun ia menegaskan bahwa fokus utama rapat adalah membahas kondisi terkini distribusi BBM di lapangan.

“Intinya tentang perkembangan BBM saat ini,” katanya.

Rapat pimpinan ini akan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Ketua DPRD beserta pimpinan komisi, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala perangkat daerah terkait seperti Dinas Perdagangan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, hingga camat se-Kota Palangka Raya.

Seperti diketahui, dalam beberapa hari terakhir antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Palangka Raya mengular cukup panjang, bahkan memicu kekhawatiran masyarakat akan potensi kelangkaan. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah koordinatif guna memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar dan situasi tetap kondusif. (nws)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *