PEMKAB SERUYAN

TEGASKAN EVALUASI KEPALA SOPD-Bupati Seruyan: Pengelolaan Pasar dan Pelabuhan Buruk

40
×

TEGASKAN EVALUASI KEPALA SOPD-Bupati Seruyan: Pengelolaan Pasar dan Pelabuhan Buruk

Sebarkan artikel ini
TINJAU PASAR-Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dan Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi saat melaksanakan pantauan langsung ke Pasar Sayur dan Ikan (SAIK ) Kuala Pembuang bersama SOPD terkait. FOTO HMS KOMINFO

KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan, akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan pasar dan pelabuhan di Kabupaten Seruyan usai meninjau langsung kondisi sejumlah fasilitas publik yang dinilai memprihatinkan dan jauh dari harapan pemerintah daerah, Senin (11/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati mengaku kecewa melihat kondisi pasar dan pelabuhan yang dinilai kurang terurus. Ia menegaskan, persoalan tersebut seharusnya menjadi perhatian serius organisasi perangkat daerah terkait tanpa harus menunggu instruksi langsung dari pimpinan daerah.

“Saya awalnya meyakini masing-masing dinas dengan tugas dan tanggung jawabnya bisa aktif bahkan proaktif sesuai arahan saya. Tapi yang saya lihat di lapangan justru jauh dari harapan, seolah-olah tidak terurus,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa masih ada persoalan mendasar dalam tata kelola birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Ia menilai banyak hal strategis yang seharusnya sudah terpetakan melalui telaahan dinas untuk kemudian dibahas dan dianggarkan sebagai prioritas pembangunan.

“Ini masuk skala prioritas untuk segera kita tangani. Saya ingin ada data, ada telaahan, ada laporan yang jelas agar bisa kita bahas dan anggarkan sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Terkait kondisi pelabuhan yang dikeluhkan masyarakat dan pedagang, Bupati menilai hal itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan. Ia mengakui belum sempat meninjau langsung dalam beberapa waktu terakhir, namun kondisi yang ditemukan di lapangan menunjukkan lemahnya kepekaan jajaran teknis.

“Kalau berbicara aktif dan proaktif, semua persoalan itu seharusnya sudah terungkap dan teranggarkan. Kalau tidak peka, tidak tanggap, beginilah jadinya,” katanya.

Bupati bahkan menyoroti mentalitas sebagian pejabat yang dinilai hanya berorientasi pada jabatan tanpa dibarengi tanggung jawab nyata terhadap amanah yang diemban.

“Jangan sampai ada yang hanya ingin jabatan dan status, tetapi tidak melaksanakan tugas dengan baik. Mental seperti ini yang harus kita benahi,” tandasnya.

Untuk pasar yang masih kosong dan belum berfungsi maksimal, Bupati mengungkapkan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk mengaktifkan kembali ruang-ruang yang belum dimanfaatkan serta memperbaiki aspek kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar.

Ia memastikan pengelola pasar maupun dinas terkait akan dimintai pertanggungjawaban atas kondisi tersebut.

“Bagaimana pasar ini diaktifkan, ruang-ruang kosong dimanfaatkan, kebersihan dijaga, semua akan saya pertanyakan. Ini tanggung jawab pengelola dan dinasnya,” ucapnya.

Secara khusus, Bupati memastikan evaluasi terhadap kepala SOPD terkait akan dilakukan dalam waktu dekat. Ia menilai pembenahan birokrasi memang tidak mudah, namun harus dilakukan demi mempercepat perbaikan pelayanan publik di Seruyan.

“Saya sangat menyayangkan jika amanah jabatan hanya dijalani dengan diam menerima gaji tanpa kepekaan terhadap kondisi di lapangan. Ini fakta yang harus kita benahi, dan pasti akan kita evaluasi,” pungkasnya. zul/jsi-red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *