-
DPRD PROV. KALTENG

TUNTUTAN ANAK-ANAK BURUH-DPRD Apresiasi Aksi Mahasiswa dan Respons Gubernur

204
×

TUNTUTAN ANAK-ANAK BURUH-DPRD Apresiasi Aksi Mahasiswa dan Respons Gubernur

Sebarkan artikel ini
DUDUK BERSAMA MAHASISWA- Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran dan Wakil Ketua II Muhammad Ansyari. FOTO HUMAS DPRD KALTENG
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhammad Ansyari mengapresiasi aksi unjuk rasa jilid II yang digelar Gerakan Mahasiswa Anak Buruh (GMAB) di depan Kantor Gubernur Kalteng, Senin (11/5/2026).

Aksi tersebut membawa sejumlah tuntutan terkait peningkatan kesejahteraan buruh serta akses pendidikan bagi anak-anak pekerja di Bumi Tambun Bungai.

Menurut Ansyari, penyampaian aspirasi yang dilakukan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian generasi muda terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

“Kami mengapresiasi penyampaian aspirasi dari teman-teman mahasiswa. Ini bentuk perhatian dan kepedulian mereka terhadap kondisi masyarakat, khususnya para buruh di Kalimantan Tengah,” ujar Ansyari kepada awak media.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran, yang memilih turun langsung menemui massa aksi dan mendengarkan tuntutan para demonstran.

“Kita mengapresiasi Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran. Walaupun sebenarnya beliau bisa saja mengutus perwakilan, tetapi beliau memutuskan turun langsung menghadapi massa aksi,” katanya.

Ansyari menilai sejumlah tuntutan yang disampaikan mahasiswa sejatinya telah masuk dalam program visi dan misi pemerintah provinsi, terutama terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat, kesehatan daerah, hingga perhatian terhadap upah buruh.

“Beliau tadi juga menjelaskan beberapa poin tuntutan itu sebenarnya sudah masuk dalam program visi-misi Gubernur, bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kesehatan daerah, termasuk persoalan upah para buruh yang memang menjadi perhatian pemerintah,” tuturnya.

Politikus Gerindra itu berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersabar dan bersama-sama mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi tantangan penting di tengah upaya pemerintah menarik investasi ke Kalteng.

“Kita harapkan teman-teman semua bersabar. Ini tidak bisa dikerjakan sendiri, tetapi harus bersama-sama saling bahu-membahu. Yang juga perlu ditingkatkan adalah tekad dan etos kerja masyarakat kita di daerah,” ucapnya.

“Jangan sampai investasi masuk ke Kalimantan Tengah, tetapi kondisi sumber daya manusia kita belum siap,” tambah Ansyari. jef/ded-red

 

 

-
-
-