-
PEMKAB KAPUAS

OPERASI KETUPAT TELABANG 2026-Wabup Dodo Tekankan Sinergi Pengamanan

33
×

OPERASI KETUPAT TELABANG 2026-Wabup Dodo Tekankan Sinergi Pengamanan

Sebarkan artikel ini
PIMPIN APEL- Wakil Bupati Kapuas Dodo memasang pita kepada perwakilan anggota polisi, tanda dimulainya pelaksanaan Operasi Ketupat Telabang 2026. TABENGAN/ABDUL KHAIR
-

KUALA KAPUAS/TABENGTAN.CO.ID- Wakil Bupati Kapuas Dodo, membacakan amanat dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Telabang 2026, yang dilaksanakan di halaman Mapolres Kapuas, Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, serta sejumlah instansi terkait. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Dodo didampingi Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma.

Apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi arus mudik serta perayaan Hari Raya Idulfitri.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026 sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah terus mencermati dinamika global yang berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi, termasuk gejolak harga minyak dunia yang dapat berdampak pada kondisi ekonomi nasional.

Meski demikian, pemerintah terus mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional, di antaranya melalui penguatan diplomasi internasional serta kebijakan ekonomi yang mendukung stabilitas harga dan ketersediaan energi.

Menjelang Hari Raya Idulfitri, pemerintah juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tetap mencukupi. Masyarakat diimbau untuk membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.

Dodo menambahkan bahwa perayaan Idulfitri merupakan salah satu agenda nasional yang mampu mendorong perputaran ekonomi di berbagai daerah. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran selama masa mudik dan libur Lebaran, Polri bersama TNI dan berbagai stakeholder melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan.

Selain itu, Polri juga menyiapkan ribuan pos pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan, yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu sebagai pusat informasi dan layanan masyarakat.

Pengamanan juga difokuskan pada berbagai objek vital, seperti masjid, lokasi salat Idulfitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.

Dalam kesempatan tersebut, Dodo juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar memedomani kebijakan pemerintah terkait pengaturan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas serta pembatasan operasional kendaraan angkutan barang.

“Personel juga diminta meningkatkan patroli pada titik-titik rawan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga perkelahian antar kelompok,” tambahnya.

Dodo juga mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi selama periode mudik Lebaran. Ia juga meminta seluruh pihak memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi.

Dengan demikian, pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Kapuas diharapkan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.hr/redgie

-
-
-