PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menerima Pengaruhan Gelar Adat Dayak pada Peringatan Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalimantan Teng yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (23/5/2026).
Penganugerahan gelar adat itu menjadi simbol eratnya sinergi antara TNI AD, khususnya Kodam XXII/Tambun Bungai, dengan masyarakat dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, mendukung pembangunan daerah.
Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan dari masyarakat Kalimantan Tengah.
Penganugerahan gelar tersebut diberikan berdasarkan Kapakat Pumpung Itah Damang Kepala Adat se-Kalimantan Tengah. Keputusan ini diambil melalui musyawarah dan kesepakatan bersama oleh Forum Koordinasi Damang Kepala Adat di wilayah tersebut.
Landasan utama pemberian gelar kehormatan ini meliputi Penghormatan dan Dedikasi Sebagai apresiasi tinggi atas kontribusi nyata Pangdam dalam memperkuat sinergi antara TNI AD dengan masyarakat adat Dayak.
Keamanan dan Stabilitas Pengakuan atas komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan, kedamaian, serta persatuan di Bumi Tambun Bungai.Pelestarian Budaya: Wujud sinergi yang mendukung pembangunan daerah berkelanjutan tanpa meninggalkan akar budaya lokal Kalimantan Tengah
Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para Damang Kepala Adat serta masyarakat Kalimantan Tengah atas penganugerahan Gelar Adat Dayak yang diterimanya.
Pangdam menyebut penghargaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus memperkuat sinergi antara TNI AD dan masyarakat adat dalam menjaga keamanan, persatuan, serta mendukung pembangunan daerah yang tetap menjunjung tinggi budaya dan kearifan lokal Kalimantan Tengah.
“Kami akan terus menjaga kebersamaan dan keharmonisan bersama masyarakat demi Kalimantan Tengah yang aman, damai, dan maju,” ujarnya.











