-
Ekobis

PTB 2026 Resmi Dibuka, Dorong UMKM Go Digital dan Sinergi Halal

285
×

PTB 2026 Resmi Dibuka, Dorong UMKM Go Digital dan Sinergi Halal

Sebarkan artikel ini
Pembukaan Pesona Tambun Bungai 2026 di Atrium Duta Mall Palangka Raya, Jumat (29/5/2026).FOTO TABENGAN/RAHUL
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menggelar agenda tahunan bergengsinya, Pesona Tambun Bungai (PTB) 2026. Mengambil tempat di Atrium Duta Mall Palangka Raya, ajang selebrasi produk lokal dan digitalisasi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Mei 2026.

​Acara megah ini dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, dr. Linae Victoria Aden, yang hadir mewakili Gubernur Kalteng pada Jumat (29/5/2026).

​Dalam sambutannya, dr. Linae Victoria Aden menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada BI Perwakilan Kalteng atas kontribusi dan komitmennya yang konsisten dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong agar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalteng bisa naik kelas.

​”Kami berharap Pesona Tambun Bungai 2026 ini dapat menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan produk-produk unggulan UMKM kita ke pasar yang lebih luas. Selain itu, momentum ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan (stakeholders) demi menggerakkan perekonomian Kalimantan Tengah,” ujar Pj Sekda.

​Lebih lanjut, Pj Sekda Kalteng itu juga menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam menggemakan gerakan Bangga Buatan Indonesia dan mendukung penguatan Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih. Ia optimis kegiatan ini akan memberikan dampak konkret dan besar, tidak hanya bagi para pelaku UMKM, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kalteng.

​Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Kalteng, Yuliansah Andrias, menjelaskan bahwa pada penyelenggaraan tahun ini, Bank Indonesia memfokuskan arahnya pada tiga pilar utama: pengembangan UMKM lokal, perluasan digitalisasi sistem pembayaran, serta akselerasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bumi Tambun Bungai.

​”Pesona Tambun Bungai tahun ini menjadi momentum penting untuk mengangkat produk-produk unggulan Kalteng agar mampu bersaing di kancah nasional bahkan internasional,” kata Yuliansah.

​Ia juga menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam transaksi harian masyarakat. “Kami juga terus mendorong perluasan ekosistem digital, salah satunya melalui optimalisasi penggunaan QRIS sebagai instrumen pembayaran yang aman, cepat, dan efisien bagi pelaku usaha dan masyarakat,” imbuh Yuliansah Andrias.
​
​Tak sekadar seremonial, pembukaan PTB 2026 juga menjadi panggung pembuktian hasil sinergi dan kolaborasi nyata antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait lainnya. Berbagai capaian strategis berhasil diumumkan dalam kegiatan tersebut, antara lain:

​Penguatan Ekosistem Halal: Terbitnya sertifikasi untuk 30 orang Juru Sembelih Halal (Juleha), 3 orang Auditor dan Penyelia Halal, serta keberhasilan memfasilitasi sertifikasi halal bagi 50 UMKM lokal.
​Akselerasi Digital: Sebanyak 22 UMKM baru dinyatakan berhasil melakukan onboarding digital (masuk ke ekosistem pasar digital/e-commerce).

​Realisasi Finansial (Road to Fesyar):
​Outcome Pembiayaan UMKM mencapai Rp1.740.000.000,00
​Outcome Penjualan UMKM menembus angka Rp1.875.217.783,00

​Dengan capaian angka yang fantastis dan antusiasme yang tinggi di hari pertama, Pesona Tambun Bungai 2026 diharapkan menjadi pemantik optimisme baru bagi kebangkitan ekonomi kreatif dan digitalisasi di Kalimantan Tengah. Rmp

-
-
-